Bose mengumumkan keputusannya untuk menghentikan produksi dan penjualan Sleepbuds.
Bose mengumumkan keputusannya untuk menghentikan produksi dan penjualan Sleepbuds.

Baterai Bermasalah, Bose Hentikan Produksi SleepBuds

Lufthi Anggraeni • 07 Oktober 2019 15:30
Jakarta: Bose mengumumkan keputusannya untuk menghentikan produksi dan penjualan produk karyanya bertajuk Sleepbuds. Perangkat yang dipasarkan seharga USD250 (Rp3,5 juta) ini dirancang untuk digunakan selama pengguna tidur.

Dengan demikian, perangkat ini dapat membantu mengurangi gangguan akibat suara tidak diinginkan dari lingkungan sekitar. Pengembalian produk ini akan diselenggarakan Bose hingga tanggal 31 Desember mendatang, dan menjanjikan pengembalian uang secara penuh.

Bose telah mengunggah pemberitahuan terkait dengan Sleepbuds di situs miliknya, menampilkan pengembangan perangkat ini, serta kampanye Indiegogo dan iklan yang telah dirilis perusahaannya, didampingi oleh pernyataan General Manager Bose John Roselli.

Roselli menyebut telah pengakuan dari sejumlah konsumen bahwa Sleepbuds memungkinkan mereka untuk merasakan istirahat terbaik pertama setelah bertahun-tahun, dan menyebut bahwa pengguna sulit membayangkan beristirahat tanpa Sleepbuds.

Namun Roselli kemudian mengaku mengetahui bahwa sejumlah pembeli mengalami pengalaman penggunaan jauh berbeda, akibat daya tahan baterai yang tidak konsisten, kegagalan terisi secara penuh dan bahkan nonaktif secara mendadak.

Setelah melakukan penelitian, Bose awalnya berharap dapat memperbaiki masalah ini via update software dan firmware. Namun hal tersebut tidak berpengaruh, sebab permasalahan ini masih didapati pengguna setelah mengaplikasikan update tersebut.

Bose juga menyebut bahwa kegagalan dan pengalaman yang kian buruk justru meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini mendorong Bose melakukan penelitian lanjutan dan kini mengakui bahwa baterai pendukung Sleepbuds memang bermasalah.

Sebagai hasilnya, Bose memutuskan untuk menghentikan produksi dan pemasaran salah satu produk unik yang pernah dirilisnya ini. Bose juga menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen yang memutuskan untuk membeli perangkat karya lini bisnis baru Bose.

Bose menegaskan bahwa tindakannya tersebut bukan merupakan proses pemanggilan kembali, sebab Sleepbuds tidak menimbulkan bahaya untuk pengguna dan pengguna diberikan opsi untuk mempertahankan produk mereka jika diinginkan.

Selain itu, Bose juga menyebut masih berupaya mengganti perangkat bermasalah dengan hardware versi revisi berdaya tahan baterai lebih baik, meski tidak dapat dipastikan bahwa perangkat versi revisi ini tidak akan mengalami permasalahan yang sama.

Perusahaan yang dikenal masyarakat berkat produk audio ini mengaku memiliki perangkat pengganti dengan jumlah cukup, dan dapat menggantikan produk bermasalahan hingga awal tahun 2020.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA