Mbiz mengumumkan kerja sama dengan Investree terkait penyedia layanan finansial untuk pelanggan.
Mbiz mengumumkan kerja sama dengan Investree terkait penyedia layanan finansial untuk pelanggan.

Mbiz Umumkan Kerja Sama dengan Investree

Teknologi startup
Lufthi Anggraeni • 31 Agustus 2019 11:13
Jakarta: Mbiz mengumumkan kerja sama strategis dengan Investree dalam program penyediaan akses layanan finansial untuk perusahaan penyedia dan pembeli barang atau jasa di platform Mbiz dan MBizmarket.
 
Layanan ini ditujukan Mbiz dan Investree sebagai solusi e-procurement Mbiz yang lengkap dan menyeluruh, serta solusi efektif bagi perusahaan penyedia maupun pembeli barang dan jasa dalam mengantisipasi kesenjangan waktu termin pembayaran.
 
“Perusahaan pembeli bisa memanfaatkan layanan ini agar dapat menuntaskan proses pembayaran tepat waktu, atau mengantisipasi lamanya proses penyediaan biaya untuk pengadaan pada saat kebutuhan terhadap barang dan jasa sudah dalam kondisi mendesak,” ujar CEO Mbiz, Rizal Parmarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Layanan ini juga dapat dimanfaatkan perusahaan dalam ekosistem Mbiz maupun Mbizmarket dengan keterbatasan atau tanpa akses ke layanan perbankan dalam hal peminjaman modal. Hal ini kerap menjadi tantangan bagi perusahaan berskala UMKM dengan tingkat kebutuhan dana untuk kelangsungan produksi berkuantitas besar.
 
Rizal menjelaskan bahwa termin pembayaran pada transaksi B2B merupakan hal penting. Dalam kegiatan e-procurement, termin pembayaran dapat mempengaruhi akselerasi produktivitas bisnis perusahaan yang terlibat, jika waktu yang ditentukan tidak sesuai dengan ekspektasi atau kebijakan manajemen keuangan yang berlaku.
 
Sementara itu, Mbiz juga menyebut bahwa selama semester pertama tahun 2019 terdapat lima barang dan jasa paling dibutuhkan oleh dunia usaha. Kelima hal tersebut yaitu layanan instalasi, jasa pemeliharaan dan perbaikan, produk manufaktur dan peralatan listrik, emas batangan, smartphone, dan bahan untuk percetakan.
 
Kebutuhan terhadap jasa yang mengalami peningkatan disebut Rizal dapat menjadi bahan pembelajaran bahwa e-procurement tidak hanya menyoal jual-beli produk, namun juga jasa dan kreativitas.
 
Mbiz juga mencatat bahwa untuk kebutuhan jasa pada semester pertama 2019 meningkat sebesar 60 persen.
 
Dan dari keseluruhan transaksi e-procurement di Mbiz pada semester pertama 2019, industri dengan tingkat intensitas tertinggi dalam pengadaan barang dan jasa adalah Consumer Goods, perbankan dan ritel.
 
Mbiz juga mengumumkan peningkatan jumlah pelaku e-procurement yang memanfaatkan platform miliknya.
 
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah penyedia barang dan jasa Mbiz mengalami peningkatan sebesar 60 persen, sedangkan perusahaan pembeli barang dan jasa meningkat sebesar 40 persen.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif