Menkominfo Johnny G. Plate di pembukaan International Telecommunication Union Plenipotentiary Conference 2022 (ITU PP 2022).
Menkominfo Johnny G. Plate di pembukaan International Telecommunication Union Plenipotentiary Conference 2022 (ITU PP 2022).

Kominfo Bidik Posisi Anggota di RRB ITU

Cahyandaru Kuncorojati • 27 September 2022 10:21
Jakarta: Menkominfo Republik Indonesia, Johnny G. Plate sedang menghadiri pembukaan International Telecommunication Union Plenipotentiary Conference 2022 (ITU PP 2022) di Palace of Parliament, Bucharest, Rumania.
 
Di sela acara Menkominfo menuturkan bahwa Indonesia mengusulkan Meiditomo Sutyarjoko sebagai Anggota Radio Regulation Board (RRB) Region E Asia Australasia International Telecommunication Union (ITU).
 
Dia menilai bahwa posisi Indonesia dalam keanggotaan RRB ITU sangat penting dalam upaya pembangunan satelit untuk pemerataan akses telekomunikasi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kenapa kita usulkan (Anggota RRB ITU) karena memang saat ini Indonesia sedang gencar-gencarnya membangun satelit,” katanya. Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang memiliki kapasitas satelit terbesar.
 
“Saya tentu berharap Doktor Meiditomo nanti akan sukses menjadi salah satu anggota RRB dan memperjuangkan kepentingan Indonesia untuk mendapatkan slot orbit,” ucapnya.
 
Menkominfo menyatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus membangun kerja sama dengan negara mitra termasuk dalam penandatanganan kontrak penyediaan satelit. Menurutnya dengan mendapatkan posisi keanggotaan di RRB ITU dapat membantu pemerintah menyediakan slot orbit agar akses telekomunikasi satelit lebih merata.
 
“Jadi yang membangun dan menempatkan satelit dengan kapasitas besar di orbit dengan High Throughput Satellite yang saat ini kita sudah punya dua kontraknya yaitu SATRIA 1 sebesar 150 Gbps dan Hot Standby Backup Satellite dengan kapasitas yang sama 150 Gbps,” ujarnya.
 
Di acara tersebut Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Sekretaris Jenderal Mira Tayyiba, Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Ismail, dan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Anang Latif.
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif