Google Play Store Rambah Lebih Banyak Chromebook

Lufthi Anggraeni 11 Januari 2018 11:00 WIB
google
Google Play Store Rambah Lebih Banyak Chromebook
Google mengumumkan 10 model lama Chromebook penerima dukungan Play Store.
Jakarta: Baru-baru ini, Google menambahkan 10 model Chromebook yang telah menerima dukungan Play Store. Namun, sejumlah perangkat terdaftar dilaporkan akan menerima update dukungan versi beta, sementara perangkat lainnya menerima versi lebih stabil.

Daftar perangkat terbaru penerima update dukungan Play Store diunggah melalui situs Chromiun Project. Perangkat penerima update versi lebih stabil termasuk Acer Chromebook 11 (C740) dan Dell Chromebook 13 (7310).

Sementara itu, perangkat penerima update versi beta termasuk Acer Chromebook 15 (CB5-571 / C910), CTL J5 Convertible Chromebook, eduGear CMT Chromebook, Haier Chromebook 11 C, PCMerge Chromebook PCM-116T-432B, Prowise Chromebook Proline, Toshiba Chromebook 2 (2015), dan Viglen Chromebook 360.


Pada bulan Januari 2017 lalu, Google mengumumkan bahwa seluruh Chromebook yang diluncurkan pada tahun 2017 dan seterusnya, akan mendapatkan dukungan untuk menjalankan aplikasi Android pada perangkat.

Selain itu, Google juga menyebut akan menggulirkan dukungan ke sejumlah model yang diluncurkan sebelum tahun 2017 secara bertahap. Kehadiran dukungan Play Store pada Chromebook ini ditujukan Google untuk menghadirkan pengalaman penggunaan sistem operasi karyanya secara menyeluruh bagi konsumen.

Sebelumnya, Google juga meluncurkan situs khusus berisi daftar perintah dan interaksi yang dapat digunakan konsumen pada berbagai perangkat yang didukung Google Assistant. Hal ini sebagai bentuk dukungan rencana Google mengintegrasikan Assistant di lebih banyak perangkat pihak ketiga.

Selain itu, Google turut menyederhanakan sistem pembayaran digital mereka, dengan menggabungkan semua metode pembayaran yang telah mereka sediakan sebelum ini menjadi satu sistem baru yang disebut sebagai Google Pay.

Vice President of Product Management for Payments, Pali Bhat menyebut dua produk yang akan dijadikan satu adalah Android Pay (pembayaran mobile milik Google) dan Google Wallet (aplikasi pembayaran P2P atau peer-to-peer).



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.