Indonesia resmi menghadirkan domain .ai.id untuk mendukung ekosistem kecerdasan buatan nasional.
Indonesia resmi menghadirkan domain .ai.id untuk mendukung ekosistem kecerdasan buatan nasional.

Indonesia Resmi Punya Domain Khusus Kecerdasan Buatan .ai.id

Lufthi Anggraeni • 03 Juni 2026 15:29
Ringkasnya gini..
  • Indonesia resmi memiliki domain internet khusus kecerdasan buatan dengan ekstensi .ai.id.
  • Domain ini ditujukan untuk perusahaan, startup, komunitas, lembaga riset, dan institusi yang bergerak di bidang AI.
  • Pendaftaran domain .ai.id dapat dilakukan melalui registrar resmi yang telah terakreditasi oleh PANDI.
Jakarta: Indonesia kini memiliki domain internet khusus untuk sektor kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dengan diperkenalkannya domain .ai.id. Kehadiran domain baru ini diumumkan oleh organisasi Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika).
 
Domain baru ini diharapkan dapat menjadi identitas digital bagi pelaku industri, pengembang teknologi, institusi pendidikan, hingga perusahaan yang bergerak di bidang AI di Indonesia. Peluncuran domain .ai.id dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem digital nasional sekaligus mengakomodasi pesatnya perkembangan teknologi AI dalam beberapa tahun terakhir.
 
Dengan adanya domain khusus tersebut, organisasi maupun individu yang berfokus pada pengembangan AI kini memiliki pilihan alamat internet lebih relevan dan mudah dikenali. Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menyebutkan bahwa domain .ai.id dirancang untuk memberikan identitas lebih spesifik bagi entitas yang menjalankan aktivitas di bidang kecerdasan buatan.

Langkah ini juga dinilai dapat membantu meningkatkan kredibilitas serta memudahkan masyarakat mengenali layanan atau platform yang berkaitan dengan teknologi AI. Selain menjadi identitas digital, domain .ai.id diharapkan dapat mendorong pertumbuhan inovasi berbasis AI di Indonesia. 
 
Saat ini, penggunaan teknologi kecerdasan buatan telah merambah berbagai sektor, dari pendidikan, kesehatan, keuangan, industri kreatif, hingga layanan publik. Kehadiran domain khusus dinilai dapat mendukung pengembangan ekosistem tersebut secara lebih terstruktur.
 
Secara global, domain yang berkaitan dengan AI mengalami peningkatan popularitas seiring melonjaknya minat terhadap teknologi kecerdasan buatan. Namun, sebagian besar domain AI yang dikenal luas masyarakat selama ini menggunakan ekstensi .ai yang merupakan kode domain wilayah Anguilla di Karibia.
 
Dengan hadirnya .ai.id, Indonesia kini memiliki alternatif domain lebih mencerminkan identitas nasional. PANDI juga berharap domain baru ini dapat dimanfaatkan oleh startup, perusahaan teknologi, komunitas pengembang, lembaga riset, maupun institusi pendidikan yang ingin menunjukkan fokus mereka pada pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI.
 
Selain itu, penggunaan domain .ai.id berpotensi membantu memperkuat branding digital bagi organisasi yang beroperasi di sektor tersebut.

Cara daftar domain .ai.id

Pendaftaran domain .ai.id dilakukan melalui registrar atau penyedia layanan domain yang telah terakreditasi oleh PANDI. Secara umum, proses pendaftarannya meliputi beberapa tahapan berikut:
 
1. Memilih registrar resmi yang menyediakan layanan pendaftaran domain .ai.id.
2. Memeriksa ketersediaan nama domain yang diinginkan.
3. Menyiapkan dokumen dan persyaratan yang diminta oleh registrar.
4. Melakukan proses registrasi serta pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Menunggu proses verifikasi hingga domain aktif dan dapat digunakan.
 
Calon pendaftar disarankan memastikan nama domain yang dipilih relevan dengan identitas organisasi atau proyek AI yang dijalankan agar lebih mudah dikenali oleh pengguna internet. Sebagai informasi, pendaftaran domain .ai.id akan dilakukan dalam empat tahap.
 
Tahap pertama disebut tahan Sunrise, berlangsung pada tangga 2 Juni hingga 2 Juli 2026 dan diperuntukan bagi pemilik merek dagang terdaftar. Tahap kedua disebut Grandfather, dibuka pada tanggal 13 Juli hingga 13 Agustus 2026 bagi pemilik domain .id yang sudah aktif.
 
Setelah itu, masyarakat umum dapat mengikuti fase Landrush pada tanggal 24 Agustus hingga 24 September 2026 dengan skema harga premium. Tersedia pula pendaftaran umum atau General Availability yang akan dibuka mulai tanggal 5 Oktober 2026 melalui registrar resmi Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).
 
Bila terdapat lebih dari satu pihak yang mengajukan nama domain yang sama, proses penentuan akan dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA