Ilustrasi: Lenovo
Ilustrasi: Lenovo

Lenovo Gelar Solusi Smart Manufacturing End-to-End Berbasis AI untuk Indonesia

Mohamad Mamduh • 16 September 2026 17:46
Ringkasnya gini..
  • Guna mengatasi berbagai kendala teknis industri manufaktur, solusi Smart Manufacturing Lenovo dihadirkan melalui empat pilar utama.
  • Pengadopsian ekosistem cerdas dinilai dapat membantu perusahaan mengoptimalkan setiap tahapan operasional.
  • Lenovo terus memperluas aksesibilitas solusi AI yang praktis dan relevan bagi sektor manufaktur di Indonesia.
Jakarta: Lenovo meluncurkan solusi Smart Manufacturing terintegrasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Solusi end-to-end ini dirancang untuk mencakup seluruh rantai nilai operasional, mulai dari tahap perancangan produk, operasional lantai produksi, manajemen rantai pasok, hingga transformasi infrastruktur IT. 

Riset terbaru Lenovo bertajuk CIO Playbook 2026: The Race for Enterprise AI mengungkapkan bahwa sebanyak 96% perusahaan berencana meningkatkan investasi pada teknologi AI dalam 12 bulan mendatang.

Fokus utama investasi tersebut tertuju pada solusi terintegrasi yang mampu menjawab kebutuhan spesifik bisnis sekaligus menghasilkan pengembalian investasi (Return on Investment/ROI) yang cepat. Laporan tersebut mencatat bahwa setiap alokasi investasi sebesar USD1 pada AI berpotensi menghasilkan rata-rata pengembalian investasi hingga USD2,85 bagi perusahaan.

Sales Director Key & Global Account Business Lenovo Indonesia, Joni Irwanto, menekankan pentingnya kelincahan operasional agar bisnis manufaktur dapat mempertahankan keunggulan kompetitif.

Pengadopsian ekosistem cerdas dinilai dapat membantu perusahaan mengoptimalkan setiap tahapan operasional, mulai dari penyempurnaan desain produk hingga pembangunan rantai pasok yang tangguh. Guna mengatasi berbagai kendala teknis industri manufaktur, solusi Smart Manufacturing Lenovo dihadirkan melalui empat pilar utama.

Pilar pertama adalah akselerasi desain dan rekayasa produk yang didukung infrastruktur high-performance computing (HPC) serta workstation berperforma tinggi. Solusi ini mempercepat simulasi komputasi kompleks dan beban kerja computer-aided engineering (CAE), dikombinasikan dengan teknologi visualisasi canggih untuk memperkuat akurasi desain, mendorong kolaborasi, serta mengoptimalkan biaya dan waktu operasional.

Pilar kedua berfokus pada penerapan AI langsung di lini produksi menggunakan Lenovo AI PC, workstation, dan perangkat Edge. Teknologi Industrial Computer Vision dimanfaatkan untuk mengidentifikasi, mengukur, serta memantau kualitas peralatan dan proses operasional secara otomatis selama 24 jam nonstop melalui integrasi sensor cerdas dan robotik.

Pilar ketiga mencakup otomasi rantai pasok dan logistik cerdas dengan mengintegrasikan Automated Storage and Retrieval Systems (AS/RS), Autonomous Mobile Robots (AMR), dan AI yang terhubung dengan supply chain control tower. Sistem ini menyajikan visibilitas real-time yang menyeluruh guna memantau pergerakan barang pergudangan serta meminimalkan risiko kesalahan manusia.

Pilar keempat menghadirkan transformasi IT melalui skema berlangganan fleksibel Lenovo TruScale untuk membantu perusahaan beralih dari belanja modal (CapEx) ke belanja operasional (OpEx). Layanan ini juga dilengkapi Asset Recovery Services (ARS) untuk mengelola dan mendaur ulang perangkat IT usang secara aman guna mendukung pencapaian target keberlanjutan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sejalan dengan visi global Smarter AI for All, Lenovo terus memperluas aksesibilitas solusi AI yang praktis dan relevan bagi sektor manufaktur di Indonesia. Melalui otomatisasi cerdas dan pemanfaatan data real-time di seluruh rantai nilai, Lenovo berkomitmen mendampingi industri manufaktur nasional membangun operasional yang adaptif, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA