Foto: Medcom/Alfa Mandalika
Foto: Medcom/Alfa Mandalika

Cybersecurity & Sustainability, Bicara Masa Depan Aman Berkelanjutan

Alfa Mandalika • 05 Maret 2026 09:58
Ringkasnya gini..
  • Dengan 500 ribu malware baru terdeteksi setiap hari, tidak efisien jika 50 ribu orang harus memilahnya secara manual
  • Tidak mungkin setiap tahun biaya keamanan siber naik berlipat-lipat tanpa batas.
  • AI diperlukan untuk membantu pekerjaan manusia.
Hong Kong: Kaspersky terus menyuarakan terkait pentingnya keamanan siber. Bahkan, Kaspersky juga bekerja sama dengan universitas untuk mengenalkan keamanan siber sejak dini.
 
Adrian Hia, Managing Director Asia Pasifik Kaspersky mengungkapkan kepada Medcom.id bahwa topik keamanan siber terkait dengan isu keberlanjutan.
 
"Ya, tentu saja (terkait). Pertanyaan yang harus kita tanyakan saat memakai perspektif ESG adalah: bagaimana bisa melakukan lebih banyak dengan sumber daya lebih sedikit? Misalnya, kita kekurangan talenta manusia."

"Dengan 500 ribu malware baru terdeteksi setiap hari, tidak efisien jika 50 ribu orang harus memilahnya secara manual," jelas Adrian kepada Medcom.id di Hotel Sheraton, Tsim Sha Tsui, Hong Kong, Selasa 3 Maret 2026.
 
Adrian menambahkan, bahwa saat ini AI diperlukan untuk membantu pekerjaan manusia. "Jadi kita butuh mesin, AI, untuk mendukung pekerjaan manusia. Dengan begitu, solusi bisa lebih cepat dan hemat biaya, sekaligus berkelanjutan," sambung Adrian.
 
"Tidak mungkin setiap tahun biaya keamanan siber naik berlipat-lipat tanpa batas. Jadi membangun siklus hidup pelanggan yang terlindungi dengan cara berkelanjutan adalah tujuan banyak vendor keamanan siber," papar Adrian.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM, MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA