Snap akan meluncurkan kacamata AR Specs untuk konsumen pada 2026 dengan AI, hand tracking, dan layar AR transparan mulai USD2.195.
Snap akan meluncurkan kacamata AR Specs untuk konsumen pada 2026 dengan AI, hand tracking, dan layar AR transparan mulai USD2.195.

Snap Siap Luncurkan Kacamata AR untuk Konsumen pada 2026

Lufthi Anggraeni • 01 Agustus 2026 17:25
Ringkasnya gini..
  • Snap resmi memperkenalkan Specs, kacamata AR pertama yang ditujukan untuk konsumen umum.
  • Specs dibekali layar AR, AI, hand tracking, dan dipasarkan mulai USD2.195.
  • Produk akan mulai dikirim pada musim gugur 2026 di AS, Inggris, dan Prancis.
Jakarta: Snap, perusahaan di balik aplikasi Snapchat, kembali menegaskan ambisinya di pasar perangkat augmented reality (AR). Setelah selama beberapa tahun mengembangkan kacamata AR untuk pengembang (developer), Snap kini memastikan akan menghadirkan versi untuk konsumen pada tahun 2026.
 
Mengutip Phone Arena, pengumuman tersebut menjadi langkah penting bagi Snap dalam memperluas bisnis hardware. Selama ini, lini Spectacles lebih difokuskan sebagai perangkat bagi pengembang untuk menciptakan pengalaman AR melalui platform Snap.
 
Kini, perusahaan ingin membawa teknologi tersebut ke pasar lebih luas dengan produk baru bernama Specs. CEO Snap, Evan Spiegel, menyampaikan bahwa perusahaan telah menghabiskan lebih dari satu dekade mengembangkan teknologi augmented reality.

Menurutnya, kacamata pintar memiliki potensi menjadi platform komputasi berikutnya yang akan melengkapi, bahkan menggantikan sebagian fungsi smartphone dalam aktivitas sehari-hari. Peluncuran ini juga memperlihatkan semakin ketatnya persaingan di industri perangkat wearable. 
 
Selain Snap, sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Meta, Google, dan Apple juga tengah mengembangkan atau telah meluncurkan produk berbasis AR maupun mixed reality dengan pendekatan berbeda.

Fokus pada Pengalaman AR untuk Pengguna Umum

Berbeda dengan generasi Spectacles sebelumnya yang lebih ditujukan bagi pengembang aplikasi AR, Specs dirancang sebagai perangkat yang dapat digunakan langsung oleh konsumen. Kacamata ini mengusung layar AR transparan memungkinkan objek digital ditampilkan di atas dunia nyata.
 
Pengguna dapat berinteraksi dengan berbagai elemen virtual tanpa harus mengalihkan perhatian dari lingkungan sekitar, sehingga pengalaman yang ditawarkan terasa lebih natural dibandingkan dengan menggunakan layar smartphone.
 
Snap juga membekali Specs dengan berbagai sensor, kamera, serta kemampuan pelacakan tangan atau hand tracking. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna mengontrol antarmuka menggunakan gerakan tangan tanpa memerlukan pengendali tambahan.
 
Selain itu, perangkat telah dilengkapi kemampuan pemrosesan data secara langsung di dalam kacamata sehingga tidak selalu bergantung pada smartphone sebagai perangkat pendamping. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman penggunaan lebih praktis dan responsif.
 
Dalam demonstrasi yang diperlihatkan Snap, Specs mampu menjalankan berbagai pengalaman AR seperti menggambar objek virtual di udara, memanipulasi objek tiga dimensi, bermain game berbasis AR, hingga menerjemahkan percakapan secara real-time dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).
 
Snap juga menunjukkan cara beberapa pengguna dapat berinteraksi dalam ruang AR yang sama melalui pengalaman kolaboratif.
 
Snap Siap Luncurkan Kacamata AR untuk Konsumen pada 2026

Dibanderol Premium, Siap Bersaing dengan Meta dan Apple

Snap membuka pemesanan awal Specs dengan harga USD2.195 (Rp39,6 juta), menjadikannya salah satu perangkat AR konsumen dengan harga premium. Sebagai perbandingan, harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Meta Ray-Ban AI Glasses, namun masih berada di bawah Apple Vision Pro.
 
Perangkat ini hadir dalam dua ukuran dan memiliki bobot sekitar 132 gram. Snap mengklaim desain kacamata ini jauh lebih ringan dibandingkan dengan Spectacles versi pengembang, meski ukurannya masih lebih besar dibandingkan dengan kacamata biasa.
 
Untuk daya tahan, baterai diklaim mampu digunakan hingga sekitar empat jam dalam penggunaan campuran. Casing pengisi daya yang disertakan dapat memperpanjang total waktu penggunaan hingga sekitar 20 jam sebelum perlu diisi ulang melalui sumber listrik.
 
Snap berencana mulai mendistribusikan Specs kepada konsumen pada musim gugur 2026 di Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis setelah masa pre-order dibuka. Pembeli cukup membayar deposit yang dapat dikembalikan untuk melakukan pemesanan awal.

Menjadi Langkah Besar Snap di Era Komputasi Baru

Peluncuran Specs menandai perubahan strategi Snap dari perusahaan media sosial menjadi pemain lebih serius di industri perangkat komputasi masa depan. Selama bertahun-tahun, perusahaan telah mengembangkan ekosistem AR melalui fitur Lens di Snapchat dan platform Spectacles untuk pengembang.
 
Kini, Snap mencoba membawa teknologi tersebut ke konsumen umum dengan keyakinan bahwa augmented reality akan menjadi cara baru manusia berinteraksi dengan informasi digital tanpa harus terus-menerus menatap layar smartphone.
 
Meski demikian, tantangan yang dihadapi tidak sedikit. Harga tinggi, desain masih relatif besar, serta persaingan dengan Meta, Google, dan Apple diperkirakan akan menjadi faktor yang menentukan keberhasilan produk di pasar.
 
Apabila mampu menghadirkan pengalaman AR yang benar-benar bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, Specs berpotensi menjadi tonggak penting dalam perkembangan perangkat wearable berbasis augmented reality. Namun, keberhasilan komersialnya masih akan bergantung pada respons konsumen setelah produk mulai dipasarkan secara luas.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA