Simulasi dalam tur IBM Industry 4.0 Studio di Changi Business Park, Singapura.
Simulasi dalam tur IBM Industry 4.0 Studio di Changi Business Park, Singapura.

IBM Think Singapore 2026

Bisa Jarak Jauh, Agentic AI Bantu Ngelatih Orang Ngerakit Server

Mohamad Mamduh • 20 Juli 2026 20:52
Ringkasnya gini..
  • IBM menghadirkan sistem bantuan operasional AI berbasis panduan suara yang dipadukan dengan kacamata pintar.
  • Dalam operasional sehari-hari, seorang teknisi di lapangan sering mengalami kendala akibat harus membagi fokus antara dokumen perintah kerja.
  • Lewat kacamata imersif berbasis MR, peserta pelatihan dapat menghadirkan rekaan 3D dari server IBM z17 secara visual tepat di depan mata mereka.
Singapura: Pemeliharaan perangkat keras berskala besar dan pelatihan teknisi lapangan kini makin mudah berkat integrasi teknologi Mixed Reality (MR) dan Agentic AI. Solusi inovatif ini dipamerkan dalam ajang tur IBM Industry 4.0 Studio di Changi Business Park, Singapura.
 
Dalam operasional sehari-hari, seorang teknisi di lapangan sering mengalami kendala akibat harus membagi fokus antara dokumen perintah kerja, buku panduan Standard Operating Procedure (SOP), dan penulisan laporan secara manual. Hal ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga dapat mengurangi faktor keselamatan di lingkungan kerja yang berisiko.
 
Guna memecahkan masalah tersebut, IBM menghadirkan sistem bantuan operasional AI berbasis panduan suara yang dipadukan dengan kacamata pintar. Seperti yang diperagakan oleh Richard dan tim IBM, teknisi dapat melakukan inspeksi peralatan tanpa perlu memegang dokumen fisik (hands-free).

Cukup dengan arahan suara, sistem AI akan menuntun langkah demi langkah pemeriksaan, mendeteksi parameter seperti tekanan pipa, mengecek tingkat oli, hingga mencatat temuan kondisi fisik seperti korosi.
 
Bila teknisi memerlukan bantuan lebih lanjut, sistem ini menyediakan fitur panggil akses jarak jauh. Pakar dari lokasi lain dapat memindai area fisik teknisi dan menempelkan label petunjuk digital yang terikat langsung pada objek nyata di lapangan untuk memberi instruksi perbaikan yang presisi.
 
Tak hanya untuk bantuan operasional, integrasi MR dan Agentic AI ini juga membantu proses pelatihan teknisi pada server mainframe generasi terbaru, IBM z17. Pelatihan cara merakit dan memelihara server berukuran besar kerap terkendala oleh keterbatasan waktu mentor serta sulitnya membawa fisik server ke ruang latihan.
 
Lewat kacamata imersif berbasis MR, peserta pelatihan dapat menghadirkan rekaan 3D dari server IBM z17 secara visual tepat di depan mata mereka. Di dalam lingkungan virtual tersebut, hadir dua agen AI dalam wujud avatar robot, yaitu Product Engineering Agent dan Quality Agent.
 
Para peserta dapat berinteraksi dan berbicara langsung menggunakan suara dengan agen-agen AI ini untuk menanyakan fitur perangkat, mekanisme perakitan, prosedur inspeksi kualitas, hingga data statistik komponen yang ditolak. Lingkungan simulasi imersif ini juga dapat diakses secara jarak jauh, sehingga peserta yang berada di lokasi berbeda tetap bisa bergabung dalam sesi latihan bersama.
 
Penerapan Mixed Reality berbasis Agentic AI ini membuktikan bagaimana teknologi dapat memangkas waktu pemeliharaan, menjamin keselamatan pekerja di area berisiko, serta mempercepat proses transfer pengetahuan tanpa bergantung penuh pada kehadiran mentor secara fisik.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA