Menurut Geeky Gadgets, Bartnik telah memprogram Arduino dan mencetak secara 3D bingkai drone. Pada salah satu gambar, Bartnik mengakui membeli bingkai drone tersebut, yang telah dikombinasikan dengan sejumlah komponen lain.
Komponen yang dikombinasikan Bartnik tersebut termasuk empat motor, empat ESC, beberapa baling-baling, dua modul radio nRF24L01, MPU-6050, baterai LiPo dan komponen kecil lainnya. Bartnik menyebut komponen pertama yang dibelinya adalah motor, ESC dan baterai, melalui situs Amazon dengan bantuan sang paman.
Setelah merancang dan mencetak 3D komponen yang dibutuhkannya, Bartnik mulai membuat prototipe dengan menghubungkan bingkai dengan giroskop dan akselerometer MPU-6050. Pengendali milik Bartnik merupakan bagian dengan potentiometer yang terhubung dengan kabel sepanjang tiga meter, menghubungkan Arduino Uno ke prototipe quadcopter.
Bartnik menyebut juga menciptakan penyangga untuk drone, guna menguji keamanannya di rumah tanpa menghancurkan sesuatu, termasuk drone karyanya. Setelah proses pembuatan, perusakan, dan eksperimen selama sembilan bulan, drone buatannya selesai.
Namun, drone tersebut diklaimnya bukan sebagai versi akhir, sebab Bartnik mengaku masih ingin menambahkan dan menghadirkan sejumlah perbaikan lain pada perangkat karyanya tersebut. Ia berharap dengan memberikan informasi tersebut, dapat memperoleh masukan dari masyarakat guna dapat memperbaiki perangkatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News