Perangkat ini akan tersedia dalam pilihan warna hitam, abu, putih dan warna serupa biru navy. Tali jam tangan ini terbuat dari bahan bernama karet fluoro, diklaim bersertifikasi anti alergi dan anti keringat.
Selain itu, tali ini juga dirancang dengan mekanisme pelepasan untuk kenyamanan maksimal. Namun, Xiaomi tidak mengunggah informasi lain terkait dengan perangkat lain sehingga konsumen masih perlu menunggu pekan depan untuk mengetahui informasi lebih detail.
Sebelumnya, gambar teaser yang diunggah Xiaomi memang tidak secara jelas menampilkan jam tangan cerdas ini menggunakan Wear OS, namun sejumlah pihak meyakini bahwa perangkat yang diprediksi bertajuk Mi Watch ini akan menggunakan software karya Google tersebut.
Selain itu, gambar teaser tersebut juga menampilkan desain yang diusung Mi Watch, berbentuk kotak dan didukung mahkota berputar serta sejumlah tombol di salah satu sisi perangkat, serupa dengan lini Apple Watch.
Sementara itu YI Technology memperkenalkan YI Dome Camera X dan YI Home Camera 3. Kedua perangkat ini diklaim merupakan solusi keamanan rumah pintar bagi konsumen yang menginginkan sistem pengawas ringkas.
Dengan perangkatnya, YI Technology mengklaim pengguna tidak akan terbebani oleh biaya pemasangan mahal dan penggantian kabel yang rumit. Melalui serangkaian produk YI Smart Home, YI mengklaim ingin mengubah persepsi bahwa kamera keamanan rumah berharga mahal dan membutuhkan pemasangan yang rumit.
YI Dome Camera X diklaim memiliki resolusi 1080P Full HD dengan cakupan 360 derajat untuk menjangkau setiap sudut rumah. Dilengkapi dengan Smart Alerts berbasis AI dan sensor deteksi gerakan, YI Dome Camera X dapat membedakan antara manusia dan hewan peliharaan dengan objek bergerak lainnya.
Sedangkan YI Home Camera 3 adalah generasi terbaru dari lini kamera keamanan. Ia memiliki resolusi 1080p dengan teknologi human detection serta algoritma pendeteksi suara untuk mengidentifikasi dan mengirimkan sinyal peringatan kepada pengguna akan suara-suara yang tidak lazim dalam jarak 5 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News