Menurut Phone Arena, konfirmasi tidak langsung terkait penggunaan nama kue kering terkenal tersebut didasarkan pada unggahan SVP Android, Chrome OS dan Play, Hiroshi Lockheimer, pada akun Twitternya, yaitu gambar kue Oreo berformat GIF pada akun Twitternya.
Jika Google mematuhi jadwal regulernya, sistem operasi mobile ini diprediksi akan diluncurkan pada bulan Maret mendatang. Namun, penggunaan nama tersebut masih belum dapat dipastikan kebenarannya dan sistem operasi ini dapat mengusung nama berbeda.
Hal tersebut karena sebelumnya, Lockheimer mengunggah sejumlah nama yang gagal menjadi nama resmi dari sistem operasi mobile Google tersebut. Selain itu, nama pengembangan internal dan perilisan akhir juga dapat berbeda.
Sementara itu, saat ini Google masih terfokus dalam menghadirkan sejumlah update untuk sistem operasi terbarunya, Android 7.0 Nougat. Pada bulan Desember lalu, Google mulai menggulirkan update Android 7.1.1 Nougat untuk perangkat Nexus, Pixel dan Android One.
Bulan Januari lalu, Google juga menggulirkan update Android 7.1.2 yang berbekal fungsi baru, memungkinkan pengguna menentukan lokasi menempatkan gambar dengan dukungan teknologi animasi.
Hingga saat ini, tingkat adopsi Android Nougat dinilai masih tergolong lambat. Informasi terakhir, baru 1,2 persen perangkat Android di seluruh dunia telah menggunakan sistem operasi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News