Mengutip GSM Arena, perangkat ini tetap mempertahankan desain layar lipat 18 inci yang menjadi ciri khas generasi sebelumnya, namun kini dipadukan dengan sejumlah peningkatan hardware dan software berbasis HarmonyOS 6.1.
Peluncuran ini menegaskan komitmen Huawei dalam mengembangkan ekosistem komputer berbasis HarmonyOS sekaligus memperluas portofolio perangkat komputasi premium miliknya. MateBook Fold 2026 masih diposisikan sebagai laptop kelas atas yang mengutamakan mobilitas, produktivitas, dan pengalaman penggunaan layar fleksibel.
Kirin X90 Plus Jadi Peningkatan Utama
Perubahan paling signifikan pada MateBook Fold 2026 terletak pada penggunaan chipset Kirin X90 Plus yang menggantikan Kirin X90 pada model sebelumnya. Huawei belum mengungkapkan rincian teknis mengenai peningkatan performa chipset tersebut, namun perangkat ini diklaim mampu menghadirkan pengalaman komputasi lebih responsif untuk berbagai kebutuhan produktivitas maupun multitasking.Laptop ini tersedia dengan RAM hingga 32GB serta opsi penyimpanan internal SSD mencapai 2TB. Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna menjalankan berbagai aplikasi berat sekaligus menyimpan file berukuran besar tanpa kendala kapasitas.
Huawei juga tetap mengandalkan HarmonyOS 6.1 sebagai sistem operasi bawaan. Platform ini dirancang untuk memanfaatkan bentuk layar lipat secara optimal melalui pengaturan antarmuka adaptif, integrasi lintas perangkat Huawei, serta dukungan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).

Layar Lipat 18 Inci dan Dukungan Stylus AI
MateBook Fold 2026 masih menggunakan panel OLED LTPO dual-layer berukuran 18 inci saat dibuka penuh dengan resolusi 3.296 x 2.472 piksel dan rasio aspek 4:3. Ketika dilipat, perangkat berubah menjadi laptop berukuran sekitar 13 inci dengan rasio 3:2 sehingga lebih ringkas untuk dibawa bepergian.Huawei mempertahankan desain engsel waterdrop terbaru berbahan logam cair berbasis zirkonium dirancang untuk mengurangi lipatan pada layar sekaligus meningkatkan daya tahan mekanisme buka-tutup. Di bagian belakang juga tersedia kickstand terintegrasi yang memudahkan penggunaan dalam berbagai posisi.
Peningkatan lain yang cukup menarik adalah dukungan AI M-Pencil 3. Untuk pertama kalinya pada lini MateBook Fold, pengguna dapat menulis catatan maupun menggambar langsung pada layar lipat menggunakan stylus tersebut. Fitur ini memperluas fungsi perangkat tidak hanya sebagai laptop, tetapi juga media untuk aktivitas kreatif dan pencatatan digital.
Selain itu, panel OLED yang digunakan tetap menawarkan tingkat kecerahan tinggi, reproduksi warna P3, serta teknologi LTPO yang mampu menyesuaikan refresh rate sesuai kebutuhan guna meningkatkan efisiensi daya.
Desain Premium Tetap Dipertahankan
Secara visual, MateBook Fold 2026 masih mempertahankan karakter premium pendahulunya. Huawei menghadirkan beberapa pilihan warna baru, termasuk hitam, putih, dan emas, dengan balutan material kulit vegan pada bagian belakang perangkat.Perangkat juga dibekali baterai berkapasitas sekitar 74,69 Wh, kamera depan 8MP, sistem enam speaker, konektivitas Wi-Fi 7, Bluetooth, serta dua port USB-C. Seluruh spesifikasi tersebut dikemas dalam bodi tipis yang tetap mengedepankan portabilitas sebagai salah satu nilai jual utama.
Huawei saat ini memasarkan MateBook Fold 2026 terlebih dahulu di pasar Tiongkok. Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai ketersediaannya untuk pasar global.
Dengan pembaruan chipset Kirin X90 Plus, peningkatan kapasitas memori, dukungan stylus AI, serta penyempurnaan HarmonyOS 6.1, Huawei berupaya memperkuat posisinya di segmen laptop lipat premium.
Kendati perubahan desain tidak terlalu drastis dibanding generasi sebelumnya, peningkatan spesifikasi internal menunjukkan fokus perusahaan dalam menyempurnakan pengalaman komputasi berbasis perangkat lipat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda