Jakarta: Tidak lagi terbatas pada penggunaan AI generatif konvensional, pelaku bisnis di Tanah Air mulai gencar mengadopsi Agentic AI—sistem AI otonom yang mampu mengambil tindakan dan mengeksekusi keputusan secara mandiri dalam alur kerja bisnis.
Tren ini melaju beriringan dengan maraknya akselerasi modernisasi aplikasi legacy di sektor perbankan dan fintech yang berhasil mencatatkan lonjakan efisiensi operasional secara dramatis.
Managing Director ASEAN AWS Jeff Johnson, mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan di Indonesia menunjukkan kecepatan adopsi AI yang sangat dinamis.
Berdasarkan riset terbaru AWS, sebanyak 58 persen perusahaan di Indonesia telah merencanakan atau mulai mengadopsi Agentic AI dalam ekosistem bisnis mereka.
"Dampak bisnis yang dihasilkan dari adopsi Agentic AI di Indonesia sangat nyata. Perusahaan yang memanfaatkannya melaporkan peningkatan produktivitas hingga 84 persen dan pertumbuhan pendapatan sebesar 77 persen. Angka pencapaian ini melampaui rata-rata dampak adopsi AI biasa yang berkisar di angka 62 persen," ungkap Jeff dalam wawancara eksklusif bersama Medcom.id.
Implementasi Agentic AI di Indonesia telah terbukti memberikan nilai tambah di berbagai sektor strategis, termasuk industri asuransi. Salah satu perusahaan asuransi besar nasional sukses membangun lebih dari 1.000 use case bisnis menggunakan platform Amazon Quick.
Teknologi agentic ini disebar ke enam departemen berbeda untuk membantu karyawan memahami dokumen kebijakan, membandingkan data keuangan, serta merancang alur kerja otonom secara mandiri.
Langkah modernisasi kilat ini juga dirasakan oleh perbankan digital nasional yang melayani sektor UMKM. Kendati dihadapkan pada keterbatasan dokumentasi sistem lama, penggunaan AI memungkinkan bank tersebut memperbarui aplikasinya hingga memangkas alur pemrosesan sebesar 30 persen dan menghemat biaya infrastruktur sebesar 25 persen, sembari tetap menjaga kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jeff menjelaskan, kunci keberhasilan transformasi ini terletak pada kolaborasi erat antara tim bisnis dan tim TI melalui pendekatan AI Developer Lifecycle (AI DLC). Dengan bantuan AI, pengguna dari lini bisnis kini dapat merancang spesifikasi kebutuhan secara langsung bersama tim pengembang tanpa hambatan teknis yang rumit.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan