Ilustrasi: Cloudera
Ilustrasi: Cloudera

Cloudera Genjot AI Factory, Tambah Mitra Anywhere Cloud

Mohamad Mamduh • 06 November 2026 13:13
Ringkasnya gini..
  • Dalam perluasan terbaru ini, Neo4j dan Cartesia resmi bergabung ke dalam ekosistem.
  • Teknologi ini memungkinkan agent AI memahami hubungan kompleks antar-data bisnis seperti pelanggan, produk, dan transaksi.
  • VAST Data menyediakan infrastruktur penyimpanan data ber-throughput tinggi guna mengatasi kendala pasokan data pada akselerator GPU.
Jakarta: Cloudera mengumumkan perluasan Enterprise AI Ecosystem pada ajang EVOLVE26 New York. Langkah strategis ini memperkuat fondasi Cloudera Anywhere Cloud dalam mendukung pembentukan AI factory enterprise—sebuah lingkungan operasional yang mengolah data perusahaan secara berkelanjutan menjadi insight bernilai serta tindakan otonom berbasis AI.

Dalam perluasan terbaru ini, Neo4j dan Cartesia resmi bergabung ke dalam ekosistem yang sebelumnya telah dihuni oleh mitra global seperti Mistral AI dan VAST Data. Kehadiran para mitra ini memberikan kebebasan dan pilihan yang lebih luas bagi enterprise dalam mengelola pengetahuan bisnis, model AI, teknologi suara, hingga infrastruktur data di lingkungan public cloud, private cloud, maupun on-premises.

Abhas Ricky, Chief Business Officer dan GM, Applied AI di Cloudera, menegaskan pentingnya efisiensi pengolahan data bagi daya saing perusahaan masa kini. "Keunggulan kompetitif berikutnya akan ditentukan oleh seberapa efektif perusahaan mengubah pengetahuan mereka sendiri menjadi tindakan," ujar Abhas.

"Ambisi kami adalah menjadikan setiap perusahaan sebagai AI factory, dengan kebebasan untuk memilih modelnya, mempertahankan kendali atas data mereka, dan meningkatkan efisiensi ekonomi dari setiap workload."
 

Pengetahuan Terhubung dan Teknologi Suara Sovereign

Integrasi dengan Neo4j menghadirkan kapabilitas knowledge graph dan konteks semantik yang mendalam. Teknologi ini memungkinkan agent AI memahami hubungan kompleks antar-data bisnis seperti pelanggan, produk, dan transaksi. Sudhir Hasbe, President & Chief Product Officer di Neo4j, menjelaskan keunggulan kolaborasi tersebut.

"Kemitraan kami dengan Cloudera membantu berbagai organisasi menciptakan lapisan pengetahuan bersama di seluruh data perusahaan di lingkungan public cloud dan private cloud, serta menghadirkan koneksi penting antara data relasional dan konteks semantik yang mendalam," kata Sudhir.

Di sisi antarmuka, Cartesia memperkaya ekosistem melalui generasi ucapan (speech generation) dan transkripsi berlatensi sangat rendah di bawah 90 milidetik menggunakan model Sonic-3.6. Karan Goel, CEO dan Co-Founder Cartesia, menekankan pentingnya kontrol data dalam interaksi suara.

"Suara menjadi antarmuka utama untuk AI, dan perusahaan yang paling diuntungkan sering kali adalah mereka yang terikat oleh persyaratan sovereignty dan tata kelola data yang paling ketat," ungkap Karan.
 

Kecerdasan Spesifik dan Infrastruktur Berkinerja Tinggi

Kemitraan Cloudera dengan Mistral AI tetap menjadi pilar utama strategi sovereign inference. Portofolio Mistral mencakup model Large 4 dengan 1,05 triliun parameter, model peramalan Timestral, serta Robostral untuk embodied navigation.

"Saat perusahaan bertransisi ke alur kerja berbasis agent AI yang siap masuk ke dalam fase produksi, mempertahankan kendali atas data sensitif dan infrastruktur merupakan hal yang tidak dapat ditawar," kata Marjorie Janiewicz, CRO Mistral.

Sementara itu, VAST Data menyediakan infrastruktur penyimpanan data ber-throughput tinggi guna mengatasi kendala pasokan data pada akselerator GPU. Jeff Denworth, Co-Founder VAST Data, menambahkan, sebagian besar perusahaan sebenarnya sudah memiliki data yang mereka butuhkan untuk AI.

"Tantangannya adalah membuka nilai dari data tersebut untuk menciptakan alur berkelanjutan bagi AI inference, fine-tuning, dan analisis data guna membangun aplikasi cerdas generasi berikutnya."

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA