Melihat kebutuhan tersebut, Altos Computing menghadirkan solusi enterprise AI terintegrasi yang ditujukan untuk membantu perusahaan, industri, hingga institusi pendidikan di Indonesia mempercepat transformasi digital mereka.
Komitmen tersebut diperkenalkan melalui Executive Forum Enterprise AI bertajuk "ALTOS AI DAY: Unified AI Infrastructure, Infinite Intelligence" yang digelar di Jakarta pada Selasa (30/6).
Forum ini mempertemukan pelaku industri, pengambil keputusan, dan mitra teknologi untuk membahas pentingnya kesiapan infrastruktur AI dalam meningkatkan daya saing organisasi.
Infrastruktur AI Jadi Fondasi Transformasi Digital
Dalam forum tersebut, Riko Gunawan, Product and Solutions Director Acer Indonesia, menilai kebutuhan komputasi berperforma tinggi terus meningkat seiring semakin kompleksnya pemrosesan data di berbagai sektor.
"Dengan meningkatnya kompleksitas pengolahan data dan kebutuhan komputasi berperforma tinggi, institusi kini membutuhkan solusi yang tidak hanya powerful, tetapi juga mudah diimplementasikan dan dikelola," ujar Riko.
"Altos Computing menghadirkan pendekatan end-to-end yang menggabungkan hardware dan software dalam satu ekosistem, sehingga pengguna dapat lebih fokus pada inovasi tanpa harus terbebani oleh tantangan teknis yang kompleks” imbuhnya.
"Dengan meningkatnya kompleksitas pengolahan data dan kebutuhan komputasi berperforma tinggi, institusi kini membutuhkan solusi yang tidak hanya powerful, tetapi juga mudah diimplementasikan dan dikelola," ujar Riko.
"Altos Computing menghadirkan pendekatan end-to-end yang menggabungkan hardware dan software dalam satu ekosistem, sehingga pengguna dapat lebih fokus pada inovasi tanpa harus terbebani oleh tantangan teknis yang kompleks” imbuhnya.
Perkenalkan AI Workstation Berbasis NVIDIA Grace Blackwell
Pada kesempatan yang sama, Altos Computing turut memperkenalkan Altos BrainSphere™ GB10 F1, workstation AI terbaru yang dibangun menggunakan arsitektur NVIDIA Grace Blackwell.
Perangkat ini dirancang agar pengembang, peneliti, maupun organisasi dapat menjalankan berbagai beban kerja AI langsung dari desktop dengan performa tinggi. Altos menyebut workstation tersebut mampu mempercepat proses pengembangan model AI sekaligus meningkatkan efisiensi komputasi.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah integrasi dengan platform Altos aiGeni. Platform tersebut memungkinkan proses deployment dilakukan hanya dengan satu klik sehingga pengguna tidak lagi harus melakukan konfigurasi lingkungan pengembangan secara manual.
Selain itu, sistem juga menyediakan pemantauan penggunaan CPU, GPU, dan memori secara real-time untuk membantu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus mengurangi risiko overload saat menjalankan komputasi AI.
Altos Computing menyebut solusi AI yang dibawanya tidak hanya menyasar sektor bisnis, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh institusi pendidikan dan penelitian.
Dengan infrastruktur yang terintegrasi, organisasi diklaim dapat mempercepat proses pengembangan, pengujian, hingga implementasi aplikasi AI tanpa harus membangun sistem yang kompleks sejak awal. Pendekatan tersebut diharapkan membantu perusahaan meningkatkan daya saing sekaligus mempercepat inovasi berbasis data.
Bagi institusi pendidikan, kemudahan mengakses lingkungan pengembangan AI dinilai dapat membuka peluang lebih besar dalam mencetak talenta digital yang siap menghadapi kebutuhan industri di masa depan.
Perangkat ini dirancang agar pengembang, peneliti, maupun organisasi dapat menjalankan berbagai beban kerja AI langsung dari desktop dengan performa tinggi. Altos menyebut workstation tersebut mampu mempercepat proses pengembangan model AI sekaligus meningkatkan efisiensi komputasi.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah integrasi dengan platform Altos aiGeni. Platform tersebut memungkinkan proses deployment dilakukan hanya dengan satu klik sehingga pengguna tidak lagi harus melakukan konfigurasi lingkungan pengembangan secara manual.
Selain itu, sistem juga menyediakan pemantauan penggunaan CPU, GPU, dan memori secara real-time untuk membantu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus mengurangi risiko overload saat menjalankan komputasi AI.
Altos Computing menyebut solusi AI yang dibawanya tidak hanya menyasar sektor bisnis, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh institusi pendidikan dan penelitian.
Dengan infrastruktur yang terintegrasi, organisasi diklaim dapat mempercepat proses pengembangan, pengujian, hingga implementasi aplikasi AI tanpa harus membangun sistem yang kompleks sejak awal. Pendekatan tersebut diharapkan membantu perusahaan meningkatkan daya saing sekaligus mempercepat inovasi berbasis data.
Bagi institusi pendidikan, kemudahan mengakses lingkungan pengembangan AI dinilai dapat membuka peluang lebih besar dalam mencetak talenta digital yang siap menghadapi kebutuhan industri di masa depan.
Altos aiWorks Permudah Pengelolaan Infrastruktur AI
Selain workstation terbaru, Altos juga menghadirkan Altos aiWorks, platform manajemen yang dirancang untuk mengelola sumber daya komputasi AI dalam satu ekosistem.
Platform ini memanfaatkan Altos Accelerator Resource Manager (AARM) untuk mengintegrasikan software dan hardware, sekaligus mendukung berbagai sistem AI BrainSphere mulai dari server hingga workstation.
Melalui pendekatan tersebut, organisasi dapat mengatur distribusi GPU sesuai kebutuhan masing-masing tim, mengoptimalkan penggunaan sumber daya komputasi, serta meningkatkan efisiensi investasi infrastruktur AI.
Sistem ini juga dirancang dengan mempertimbangkan topologi GPU sehingga mampu menekan overhead ketika menjalankan berbagai beban kerja AI.
Executive Forum Enterprise AI juga menghadirkan sejumlah pembicara dari industri, di antaranya Lie Heng, Vice President Business & Industry KORIKA yang membahas masa depan ekosistem AI Indonesia, Allen Wu, Director of Business Development Altos Computing Inc. mengenai tren global enterprise AI dan peluang di Asia Pasifik, serta Sandy Riza, Server & Enterprise Solutions Product Manager Acer Indonesia yang mengulas pentingnya kesiapan infrastruktur dalam transformasi AI dan peningkatan daya saing bisnis.
Platform ini memanfaatkan Altos Accelerator Resource Manager (AARM) untuk mengintegrasikan software dan hardware, sekaligus mendukung berbagai sistem AI BrainSphere mulai dari server hingga workstation.
Melalui pendekatan tersebut, organisasi dapat mengatur distribusi GPU sesuai kebutuhan masing-masing tim, mengoptimalkan penggunaan sumber daya komputasi, serta meningkatkan efisiensi investasi infrastruktur AI.
Sistem ini juga dirancang dengan mempertimbangkan topologi GPU sehingga mampu menekan overhead ketika menjalankan berbagai beban kerja AI.
Executive Forum Enterprise AI juga menghadirkan sejumlah pembicara dari industri, di antaranya Lie Heng, Vice President Business & Industry KORIKA yang membahas masa depan ekosistem AI Indonesia, Allen Wu, Director of Business Development Altos Computing Inc. mengenai tren global enterprise AI dan peluang di Asia Pasifik, serta Sandy Riza, Server & Enterprise Solutions Product Manager Acer Indonesia yang mengulas pentingnya kesiapan infrastruktur dalam transformasi AI dan peningkatan daya saing bisnis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda