Jakarta: TrendAI, unit bisnis keamanan AI dari Trend Micro Incorporated, mengumumkan dukungannya terhadap NVIDIA Agent Safety Platform guna menghadirkan infrastruktur keamanan komprehensif bagi agen AI otonom di lingkungan enterprise. Langkah ini dirancang untuk membantu berbagai organisasi memperluas pengadopsian agentic AI secara aman, memindahkannya dari tahap uji coba menuju fase produksi penuh.
Seiring pesatnya adopsi teknologi agentic AI, agen AI otonom kini dirancang memiliki tiga komponen inti yang saling terhubung: model untuk bernalar, harness untuk mengorkestrasi agen dan sub-agen, serta tool dan data yang dapat diakses. Kombinasi tersebut memungkinkan agen menyimpan kredensial, mengingat konteks lintas sesi, serta mengeksekusi tindakan pada sistem produksi secara mandiri tanpa memerlukan persetujuan manusia di setiap langkahnya.
Namun, fleksibilitas ini membawa tantangan keamanan baru yang kompleks, sehingga perlindungan menyeluruh pada setiap lapisan sistem menjadi syarat mutlak bagi kesiapan implementasi enterprise. Guna mengatasi risiko tersebut, NVIDIA Agent Safety Platform menerapkan kontrol utama pada infrastruktur di bawah lapisan agen.
Platform ini mengandalkan OpenShell untuk menerapkan kebijakan di luar lingkungan eksekusi agen sehingga tidak dapat dimanipulasi melalui prompt injection maupun dilompati. Selain itu, integrasi BlueField-4 DPU dan Doca menambah lapisan keamanan independen secara langsung pada tingkat silikon atau hardware.
TrendAI melengkapi arsitektur tersebut melalui integrasi platform TrendAI Vision One yang menyediakan intelijen penentu arah kebijakan, visibilitas pemantauan aktivitas agen, serta kemampuan deteksi dan respons ancaman yang proaktif.
Chief Platform and Business Officer sekaligus Head of TrendAI, Rachel Jin, menegaskan bahwa agentic AI merupakan pergeseran teknologi enterprise terbesar dalam satu generasi terakhir. Menurutnya, sistem keamanan tidak boleh hanya berfokus pada satu titik, melainkan harus mencakup model, harness, hingga setiap tool dan sumber data yang dihubungkan. Kolaborasi ini memberikan jaminan dan batasan yang jelas agar agen AI tetap beroperasi selaras dengan tujuan bisnis organisasi.
Di pasar domestik, Country Manager TrendAI Indonesia, Fetra Syahbana, menyoroti pentingnya faktor keamanan dan kepatuhan regulasi bagi pelaku industri tanah air. Kehadiran local instance TrendAI Vision One memberikan jaminan data residency di dalam negeri secara penuh. Hal ini memungkinkan perusahaan dan institusi di Indonesia untuk mengadopsi teknologi agen AI berkinerja tinggi berbasis hardware tanpa meragukan aspek kepatuhan terhadap regulasi lokal.
Ekosistem perlindungan TrendAI Vision One mengintegrasikan empat aspek keamanan utama. Platform ini melakukan inspeksi prompt dan respons secara inline untuk memblokir serangan jailbreak serta menyensor data sensitif. Selain itu, sistem ini memberikan kendali penuh kepada tim keamanan atas server MCP dan tool yang dapat diakses, sekaligus mengontrol data dan identitas non-manusia melalui pengaplikasian data loss prevention.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan