Microsoft Tidak Dukung VR di Xbox One, Kenapa?
Ilustrasi perangkat VR. (Oculus VR)
Jakarta: Pengguna Xbox One tidak bisa mencicipi game-game terbaru ke depannya yang berbasis VR (virtual reality). Beredar kabar bahwa Microsoft berencana menghentikan dukungan fitur VR di konsol game tersebut.

Dalam sebuah wawancara gamesindustry.biz, Chief Marketing Officer of Gaming Xbox Mike Nichols menyatakan bahwa pengembangan Xbox ke depannya akan fokus ke peningkatan pengalaman bermain menggunakan televisi, sementara untuk VR akan diserahkan ke platform PC.

Hal ini bertolak belakang dengan kompetitornya, Sony lewat platform PlayStation yang justru mengembangkan VR headset untuk PlayStation VR. Meskipun begitu Nichols menegaskan bahwa pengembangkan VR terus dilanjutkan oleh Microsoft tapi di platform PC terutama teknologi Windows Mixed Reality.


"Masa depan yang kami inginkan adalah membuat Anda bisa memainkan beragam game menakjubkan dengan banyak orang terlepas dari jenis konsol yang Anda dan orang lain gunakan," ungkap Nichols.

Nichols meyakini bahawa MIcrosoft memiliki visi dan misi untuk membuat Xbox berbeda tapi tidak sebatas pada hardware, termasuk fitur dan value yang ditawarkannya dibandingkan konsol lainnya.

Banyak pihak yang menilai bahwa langkah ini diambil karena Microsoft termasuk yang tertinggal dalam mengadopsi VR ke konsol game mereka, terutama tertinggal selangkah dari Sony PlayStation.

Di tahun 2016, Head of Xbox Brand Phil Spencer sempat berjanji menyajikan konsol dengan fitur VR terbaik, tapi tampaknya tidak tercapai.

Hal ini semakin jelas ketika di Oktober 2017 Microsoft akhirnya mengumumkan menghentikan produksi dan pengembangan Xbox Kinect. Padahal perangkat sensor gerak ini memiliki fungsi penting sebagai fondasi teknologi VR.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.