Indonesia @ccess Masuk Pasar Australia
Reza Valdo Maspaitella, President dan CEO, Valdo Group.
Jakarta: Indonesia @ccess menandatangani kerja sama dengan Jumore Global, e-commerce Business-to-Business (B2B) asal Tiongkok saat berlangsungnya Indonesia-China Business Forum di Shanghai, pada 5-11 November 2018 lalu.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh President dan CEO Valdo Group, Reza Valdo Maspaitella dengan Chairman Jumore Global, Eric Lu, yang disaksikan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dan Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun.

Dalam kerja sama tersebut, perusahaan menargetkan hasil kerja sama transaksi crossborder B2B e-commerce ini akan meningkatan transaksi ekspor dari Indonesia ke Tiongkok senilai USD1 miliar (Rp14,5 triliun) pada akhir 2020.


Setelah bekerja sama dengan Jumore Global, Indonesia @ccess mengembangkan bisnisnya di berbagai negara, termasuk di Australia.

Indonesia @ccess hadir di Australia untuk membangun manfaat-manfaat bagi mitra usahanya, terutama untuk para UMKM dengan masuk langsung ke pasar Australia melalui Business and Investment Forum, yang akan diselenggarakan tanggal 21-22 Maret 2019 dan 23 Maret 2019 di Sydney, Australia.

“Saat ini, kami ingin memberikan lagi peluang bagi mitra usaha kami untuk turun langsung ke pasar di Australia tahun 2019 dengan memaparkan berbagai produk mereka melalui Indonesia @ccess,” ujar Reza Valdo Maspaitella, President dan CEO, Valdo Group.
 
Australia merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia. Data Kementerian Perdagangan mencatat bahwa perdagangan Indonesia-Australia sepanjang Januari-Juni 2018 mencapai USD4,07 miliar, setara Rp 58,55 triliun.

Pada 2017, perdagangan kedua negara bahkan mencapai USD8,47 miliar atau sekitar Rp122,88 triliun, naik 1 persen dari tahun sebelumnya. 

Pada tahap awal, Indonesia @ccess membuka pintu selebar mungkin bagi para mitra usahanya untuk mengikuti forum tersebut. Namun, akan ada seleksi di tahap berikutnya sesuai dengan kebutuhan dan kategori yang di buat oleh Indonesia @ccess sendiri.

Selain pasar Australia, pada tahun 2019 mendatang Indonesia @ccess pun akan mengadakan pameran di Dubai untuk pasar Timur Tengah dan juga di Afrika Selatan untuk pasar Afrika.



(ELL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.