Samsung dirumorkan akan menghadirkan sistem pengisian daya nirkabel unik di lini Galaxy S10.
Samsung dirumorkan akan menghadirkan sistem pengisian daya nirkabel unik di lini Galaxy S10.

Samsung Pasang Kemampuan Isi Daya Terbalik di S10?

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 12 Februari 2019 09:23
Jakarta: Samsung disebut akan menghadirkan kemampuan pengisian daya nirkabel terbalik, yang memungkinkan smartphone menjadi charger nirkabel perangkat lain, pada Galaxy S10 terbarunya.
 
Fitur pengisian daya nirkabel terbalik pertama kali diperkenalkan di Huawei Mate 20 Pro, memungkinkan pengguna mengisi ponsel lain secara nirkabel hanya dengan meletakkannya di atas smartphone tersebut.
 
Fitur ini dinilai sejumlah pihak hanya sebagai tambahan, tidak menampilkan fungsi yang penting bagi pengguna. Namun Samsung diperkirakan akan mengubah hal tersebut, sebab tengah bersiap untuk menyematkannya di ponsel lini Galaxy S10 dengan metode baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bocoran informasi terbaru menyebut bahwa Samsung menemukan cara lebih masuk akal untuk memanfaatkan sistem pengisian daya nirkabel terbalik ini, dengan membangun ekosistem yang memungkinkan sistem ini digunakan untuk mengisi daya headphone nirkabel dan smartwatch.
 
Hal ini selaras dengan rumor yang menyebut bahwa Samsung tengah mempersiapkan smartwatch Galaxy Watch Active sebagai standar baru untuk smartwatch. Perangkat ini diperkirakan akan berbekal baterai berkapasitas lebih kecil jika dibandingkan dengan Gear Sport 2017.
 
Kapasitas lebih kecil ini mendukung informasi terkait keberadaan sistem pengisian daya nirkabel baru ini pada Galaxy S10. Sementara itu, bocoran informasi earphone nirkabel baru Samsung turut mengindikasikan pengguna dapat meletakkannya di punggung ponsel S10 untuk mengisi daya baterai.
 
Namun hingga saat ini, Samsung belum mengonfirmasi terkait kehadiran sistem ini dan seluruh produk yang dirumorkan tersebut. Sehingga diperkirakan masih dapat berubah pikiran terkait keputusannya tentang sistem pengisian daya nirkabel terbalik tersebut.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi