Foto: QAI Ventures
Foto: QAI Ventures

Akselerator Kuantum Pertama di Singapura, Ada Startup Indonesia

Mohamad Mamduh • 10 Juli 2026 14:17
Ringkasnya gini..
  • Masing-masing menerima paket investasi senilai SGD300.000 dari dana tahap awal QAI Ventures.
  • Salah satu dari empat startup global yang berhasil lolos seleksi ketat ini berasal dari Indonesia, yaitu Regenesis Materials.
  • Program ini nantinya akan ditutup dengan Investor Day dan Demo Day pada akhir Oktober 2026.
Jakarta: QAI Ventures, perusahaan modal ventura global yang berfokus pada Teknologi Kuantum dan Komputasi Tingkat Lanjut, resmi meluncurkan kohor perdana Singapore Quantum Accelerator. Program intensif selama lima bulan ini dirancang untuk mempercepat masuknya perusahaan rintisan (startup) komputasi maju ke pasar Asia-Pasifik (APAC).
 
Program yang didukung oleh Enterprise Singapore ini sejalan dengan Strategi Kuantum Nasional Singapura untuk mengubah terobosan ilmiah menjadi perusahaan yang siap menerima investasi. Dari total 63 pendaftar yang berasal dari 12 negara, terpilih empat startup teknologi mendalam (deep-tech) untuk mengikuti program ini. Masing-masing menerima paket investasi senilai SGD300.000 dari dana tahap awal QAI Ventures.
 
Menariknya, salah satu dari empat startup global yang berhasil lolos seleksi ketat ini berasal dari Indonesia, yaitu Regenesis Materials. Berbasis di Bali, Regenesis Materials bergerak di bidang material maju yang inovatif dengan mengubah limbah plastik laut menjadi bahan daur ulang berkinerja tinggi dan bebas emisi karbon (net-zero) dengan biaya lebih rendah.

Tiga startup lainnya yang terpilih adalah Quantum Logic dari Belanda (perangkat keras kuantum kriogenik), Qualia Therapeutics dari Armenia (neurostimulasi adaptif), dan QPICs dari Amerika Serikat (manufaktur chip fotonik).
 
"Singapura telah membangun fondasi yang kuat dalam sains kuantum dan inovasi teknologi mendalam. Fase berikutnya adalah membangun perusahaan kuantum kelas dunia yang kompetitif secara global," ujar Sophia Ng, Direktur Eksekutif Ekosistem Startup di Enterprise Singapore. Singapura sendiri dinilai menjadi batu loncatan yang ideal di kawasan Asia karena kepastian hukum, konektivitas global, dan kepercayaan investor yang tinggi.
 
Selama program yang berlangsung dari Juli hingga Oktober 2026 ini, para peserta akan mengikuti empat pekan Masterclass wajib di Singapura serta bimbingan satu-lawan-satu setiap minggu mengenai strategi bisnis, validasi pasar, dan kesiapan penggalangan dana.
 
Selain investasi tunai, para peserta juga mendapatkan akses ke jaringan mentor global, infrastruktur komputasi kuantum, kemitraan korporat, serta ruang kerja di Singapura selama 12 bulan. Program ini nantinya akan ditutup dengan Investor Day dan Demo Day pada akhir Oktober 2026.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA