Dua penerima Garmin Health Awards 2026 menunjukkan penerapan yang berbeda: Montefiore Einstein memakai data wearable untuk memantau aktivitas pasien kanker, sedangkan HeraMED mengembangkan layanan kesehatan perempuan berbasis data dan kecerdasan buatan (AI).
Keduanya memanfaatkan Garmin Health Connected Ecosystem (GHCE), yang menghubungkan perangkat wearable Garmin dengan Garmin Health API dan SDK. API dan SDK memungkinkan organisasi mengintegrasikan data dari perangkat ke aplikasi atau sistem mereka. Data itu kemudian dapat digunakan sebagai bagian dari layanan atau penelitian, sesuai rancangan masing-masing program.
“Ketika data berkualitas tinggi dari perangkat wearable semakin penting untuk memberikan masukan yang personal dan pendekatan kesehatan serta kebugaran yang dapat disesuaikan, para peserta, finalis, dan pemenang Awards terus menunjukkan pemikiran visioner dalam membentuk ulang berbagai sektor,” kata Susan Lyman, Vice President Consumer Sales and Marketing Garmin.
Pemantauan Aktivitas Pasien Kanker
Data kesehatan diolah untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif dan akurat mengenai kesehatan pengguna Garmin.
Montefiore Einstein, pusat kanker di Amerika Serikat, menerima penghargaan Expert Choice atas uji prospektif terhadap pasien yang menjalani radioterapi, kemoterapi, dan imunoterapi. Dalam program tersebut, wearable digunakan untuk mengumpulkan data aktivitas harian pasien.
Menurut deskripsi program, data dapat dikumpulkan secara pasif sebelum terapi. Tujuannya membantu mengidentifikasi pasien yang berpotensi mengalami kesulitan selama pengobatan.
Pendekatan ini memberi peneliti gambaran aktivitas pasien di luar waktu pemeriksaan, sebagai pelengkap informasi yang diperoleh dalam rangkaian perawatan.
HeraMED, pemenang kategori People’s Choice, menggunakan pendekatan berbeda. Perusahaan asal Australia itu mengembangkan platform layanan kesehatan perempuan berbasis data dan AI untuk mendukung pengguna selama kehamilan, masa setelah melahirkan, menopause, hingga pengelolaan kondisi kronis.
Platform tersebut dirancang agar layanan dapat berlanjut di berbagai tahap kehidupan, bukan hanya berfokus pada satu periode kesehatan.
Garmin menegaskan wearable konsumennya bukan perangkat medis untuk mendiagnosis, mengobati, mencegah, atau memantau kondisi medis. Fungsi klinis yang disebut dalam program disediakan oleh pihak ketiga, berdasarkan interpretasi mereka terhadap data yang dikumpulkan melalui ekosistem Garmin.
Summit Bahas Wearable di Berbagai Bidang
Pemanfaatan Garmin Health Connected Ecosystem (GHCE), yang menghubungkan perangkat wearable Garmin dengan Garmin Health API dan SDK. API dan SDK memungkinkan organisasi mengintegrasikan data dari perangkat ke aplikasi atau sistem mereka.
Garmin Health Awards 2026 menerima 113 pengajuan dari 31 negara. Panel juri menilai manfaat bagi pelanggan, skalabilitas, keunikan, inovasi, kinerja, dan kesesuaian dengan bidang fokus Garmin Health, termasuk riset, layanan kesehatan, asuransi, kesejahteraan karyawan, kebugaran, dan wellness.
Garmin Health Summit di Bangkok turut membahas penelitian yang mengintegrasikan wearable dalam studi kehamilan dan masa kanak-kanak, penggunaan detak jantung saat tidur sebagai biomarker digital untuk riset kesehatan tiroid, serta pemantauan kelelahan pengemudi truk.
Lebih dari 200 eksekutif dan pemimpin industri menghadiri hari kedua summit untuk membahas integrasi teknologi wearable di berbagai sektor.
Beragam contoh tersebut memperlihatkan bahwa perangkat wearable dapat menyediakan data berkelanjutan untuk riset dan layanan digital. Manfaatnya bergantung pada bagaimana data diintegrasikan dan ditafsirkan oleh penyedia program. Karena itu, perangkat konsumen berperan sebagai sumber data, sementara analisis dan fungsi klinis berada pada sistem pihak ketiga.