Ilustrasi: AMD
Ilustrasi: AMD

Lampaui Target Efisiensi, AMD Tenagai 56% Superkomputer Hemat Energi di Dunia

Mohamad Mamduh • 26 Juni 2026 14:16
Ringkasnya gini..
  • Dalam daftar Green500, empat sistem bertenaga AMD masuk dalam sepuluh besar.
  • Di Eropa, AMD memainkan peran krusial dalam mendorong ambisi Sovereign AI atau kedaulatan teknologi AI.
  • Menatap masa depan, AMD memperkenalkan pratinjau GPU AMD Instinct MI430X pada HPC User Forum 2026.
Jakarta: AMD terus memperkokoh posisinya di puncak industri teknologi dunia dengan menggerakkan empat dari sepuluh superkomputer tercepat serta empat dari sepuluh sistem paling efisien secara global.
 
Berdasarkan laporan terbaru dari daftar TOP500 dan Green500, teknologi AMD kini mentenagai total 191 sistem, yang menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 11% dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Kekuatan utama di balik pencapaian ini adalah kombinasi dari CPU AMD Epyc dan GPU AMD Instinct. Arsitektur ini menjadi fondasi bagi superkomputer ternama seperti El Capitan yang menempati peringkat kedua dan Frontier di peringkat ketiga.

Selain itu, kehadiran sistem HPC7 yang baru diimplementasikan di peringkat keenam semakin mempertegas dominasi AMD dalam menyediakan performa luar biasa untuk kebutuhan komputasi ilmiah lanjutan dan inovasi kecerdasan buatan (AI).
 
Selain kecepatan, efisiensi energi menjadi fokus utama AMD dalam mendukung keberlanjutan teknologi. Dalam daftar Green500, empat sistem bertenaga AMD masuk dalam sepuluh besar, yaitu Otus (peringkat 5), Capella (peringkat 6), AMD Ouranos (peringkat 9), dan Portage (peringkat 10). Secara keseluruhan, AMD mendukung 56% dari 50 sistem paling hemat energi di dunia, membuktikan bahwa performa tinggi tidak harus mengorbankan efisiensi.
 
Di Eropa, AMD memainkan peran krusial dalam mendorong ambisi Sovereign AI atau kedaulatan teknologi AI. Kolaborasi dengan berbagai institusi seperti Eni di Italia melalui superkomputer HPC7 dan CSC di Finlandia dengan sistem LUMI telah menyediakan sumber daya mutakhir bagi riset energi dan penelitian AI tingkat lanjut. Prancis juga tengah mengembangkan Alice Recoque, superkomputer exascale pertama mereka yang menggunakan GPU AMD Instinct MI430X dan CPU AMD Epyc generasi keenam.
 
Menatap masa depan, AMD memperkenalkan pratinjau GPU AMD Instinct MI430X pada HPC User Forum 2026. GPU ini dirancang untuk menjawab tantangan komputasi presisi ganda (FP64) yang sangat krusial bagi simulasi iklim dan eksplorasi fusi nuklir. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA