Epic Games dinyatakan tetap bersalah karena melanggar kebijakan dari App Store mengenai sistem transaksi yang mengharuskan ada bagi hasil dengan platform distribusi aplikasi. Jadi Apple berhak menghapus Fortnite selama Epic Games tidak patuh.
Dikutip dari Tech Crunch, pengadilan menyutujui gugatan Epic Games terkait ancaman Apple untuk mencabut teknologi Unreal Engine dari ekosistem developer tools di ekosistem Apple. Alasannya langkah tersebut bisa mengganggu industri game.
BACA: Microsoft Bela Epic Games dalam Perselisihan dengan Apple
Diketahui Unreal Engine merupakan salah satu game engine gratis buatan Epic Games yang dimanfaatkan oleh pengembang aplikasi atau pembuat game. Epic Games sempat menentang ancaman Apple ini bukan karena takut tapi memikirkan nasib pembuat aplikasi atau game di ekosistem Apple.
Apabila Unreal Engine dicabut dari developer tool di iOS maka semua aplikasi dan game yang dibuat mengandalkan teknologi tersebut terancam tidak bisa menerima update terbaru. Hal ini akan merugikan developer sekaligus industri game.
Sejauh ini belum ada respon dari Epic Games mengenai keputusan pengadilam, apakah mereka harus tetap menggugat atau mengalah kepada Apple. Meskipun demikian game Fortnite sendiri pernah dirilis untuk smartphone Android tanpa tersedia lewat Play Store.
BACA: Penjelasan Lengkap Soal Fortnite Dihapus Apple dan Google
Perselisihan antara Epic Games dengan Apple termasuk Google berlangsung sejak awal bulan ini. Game Fortnite diketahui merilis fitur transaksi langsung tanpa melalui App Store maupun Play Store. Hal tersebut berakibat platform distribusi tidak menerima komisi 30 persen dari setiap transaksi di dalam game.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News