BRI Adopsi Solusi BlackBerry untuk Data Pengguna

Ellavie Ichlasa Amalia 08 Agustus 2018 18:04 WIB
blackberrytelkomselbri
BRI Adopsi Solusi BlackBerry untuk Data Pengguna
Perwakilan Telkomsel, BRI dan BlackBerry.
Jakarta: Keamanan siber menjadi salah satu tantangan terbesar bagi perusahaan untuk melakukan transformasi digital, terutama bagi bank yang memang menjadi sasaran para kriminal siber.

Menyadari hal ini, BRI mulai menggunakan platform BlackBerry Unified Endpoint Management (UEM) dengan bantuan Telkomsel.

Amit Meta, Managing Director untuk BlackBerry di Indonesia mengatakan, salah satu kelebihan dari UEM adalah karena ia bisa digunakan di berbagai platform.


Solusi keamanan ini bisa digunakan di Android, iOS, macOS dan Windows. Dengan begitu, pengguna akan mendapatkan pengalaman penggunaan yang konsisten.

Dengan solusi keamanan ini, BRI bisa memastikan informasi penggunanya tetap aman. Chief Technology Officer, Bank BRI, Indra Utoyo mengatakan, hal ini akan menguntungkan nasabah BRI juga.

"Layanan kami semakin bisa dipercaya, menjadi semakin baik," kata Indra saat ditemui di Ayana Midplaza, Rabu, 8 Agustus 2018.

Indra juga mengatakan, di era digital, keamanan data tidak hanya sepenuhnya tanggung jawab perusahaan penyedia layanan, tapi juga pengguna.

"Jika pengguna sangat naif, kami harus memberikan banyak pengamanan yang belum tentu efektif," katanya.

BRI juga bekerja sama dengan sebuah vendor smartphone global untuk menyediakan perangkat untuk puluhan ribu account manager. Dalam perangkat tersebut, akan ditanamkan solusi keamanan dari BlackBerry.

Mengingat perangkat itu akan digunakan sebagai alat untuk bekerja, BRI juga akan memastikan bahwa perangkat tersebut hanya bisa menggunakan beberapa aplikasi yang telah ditentukan sebelumnya.

Indra mengungkap salah satu manfaat dari transformasi digital adalah naiknya produktivitas sales sebesar 30-40 persen.

Selain itu, transformasi digital juga dapat meningkatkan efisiensi. Hal ini terlihat dari fakta bahwa 80 persen permintaan untuk pinjaman mikro bisa diproses dalam waktu kurang dari dua hari.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.