Kemenkominfo Gelar Kompetisi Karya TIK Nasional untuk ASEAN ICT Awards

Cahyandaru Kuncorojati 25 Mei 2018 06:21 WIB
kominfo
Kemenkominfo Gelar Kompetisi Karya TIK Nasional untuk ASEAN ICT Awards
Tim Cimol dengan karya TIK berupa Hoax Analyzer terpilih menjadi salah satu pemenang di AICTA 2017.
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan ajang pencarian karya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terbaik buatan Tanah Air.

Ajang pencarian yang diberi nama Indonesia Up 2018 ini menurut pihak Kemenkominfo bertujuan sebagai pencarian inovasi karya TIK terbaik Indonesia sebanyak mungkin, yang nantinya akan diikut sertakan dalam ajang ASEAN ICT Awards (AICTA) pada Desember 2018.

AICTA merupakan program prestisius yang disetujui oleh para menteri bidang telekomunikasi dan informatika di negara-negara ASEAN.


Program ini digadang tidak hanya menjadi tolok ukur inovasi antar negara ASEAN, tapi juga sebagai kesempatan untuk mempromosikan dan menjalin bisnis untuk memperkuat bidang TIK di ASEAN.

Kemenkominfo menyatakan hal ini sejalan dengan target yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, bahwa Indonesia harus dapat menjadi Digitan Energy of Asia sehingga Indonesia harus tampil terbaik di ajang AICTA 2018 nanti.

"Indonesia menjadi tuan rumah ASEAN ICT Awards 2018 yang sudah diikuti sejak 2012. Program Seleksi Nasional Indonesia Up adalah upaya agar karya TIK Indonesia yang ikut lebih banyak dan berkualitas," ungkap Direktur Pemberdayaan Industri Informatika dan Ketua Panitia Indonesia Up 2018 Septriana Tangkary.

Dia menambahkan, dirinya berharap kemenangan pada AICTA nanti menjadi kesempatan promosi gratis sekaligus terjalinnya kerja sama bagi para pemenang dengan negara-negara ASEAN.

Program Indonesia Up 2018 telah membuka proses pendaftaran sejak 24 Mei 2018 hingga 6 Juli 2018 bagi para peserta dari seluruh Indonesia, dan tidak tertutup bagi karya TIK anak bangsa yang memiliki layanan di luar Indonesia.

Penetuan finalis akan dilaksanakan pada 9-13 Juli 2018 serta penetapan pemenang akan dilakukan di 16 Juli 2018.

Ada enam kategori yang dilombakan pada Indonesia Up 2018 yakni Public Sector, Private Sector, Corporate and Social Responsibility, Digital Content, Startup Company, dan Research and Development. Proses pendaftaran serta panduan penilaian setiap kategori bisa diakses lewat situs Indonesia UP 2018.

"Masa kini dan masa mendatang adalah era ekonomi digital, melalui peluncuran Indonesia Up 2018 dan halaman idup.hub.id diharapkan dapat mendorong minat peserta untuk mengembangkan aplikasi berskala internasional yang mendorong target Indonesia menjadi ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara," jelas Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan.

Pada tahun lalu, Tim Cimol dengan aplikasi Hoax Analyzer menang di kategori Research and Development. Tahun 2016, tim Cubeacon menang di kategori Private Sectors. Pada awal AICTA tahun 2012, Tiket.com juga pernah ikut serta dan menjadi pemenang di kategori Startup Company.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.