Facebook Mulai Jajal Layanan Saingan Tinder
Facebook rilis fitur kencan. (Photo by Lionel BONAVENTURE / AFP)
Jakarta: Facebook baru saja meluncurkan layanan barunya, yaitu layanan pencari jodoh. Fitur ini pertama kali diumumkan pada konferensi F8 yang diadakan pada bulan April. Beberapa bulan kemudian, Facebook mencoba fitur ini pada para karyawannya. 

Saat ini, layanan pencari jodoh dari Facebook tersebut hanya bisa digunakan oleh masyarakat Kolombia. Namun, Facebook berharap, mereka akan bisa meluncurkan fitur ini di negara-negara lain di masa depan, seperti yang disebutkan oleh Business Insider

"Lebih dari 200 juta orang mengaku tidak memiliki pasangan di Facebook,' kata Product Manager untuk fitur kencan baru ini, Nathan Sharp. "Kami melihat ini sebagai kesempatan bagus untuk membantu banyak orang untuk membangun hubungan yang berarti di Facebook."


Fitur ini hanya tersedia di apilkasi Facebook. Jika ingin menggunakan Facebook Dating, pengguna harus mendaftarkan diri. Setelah itu, Facebook akan menampilkan orang-orang yang mungkin akan menarik minat Anda berdasarkan kegiatan dan ketertarikan pengguna. 

Lain halnya dengan Tinder, yang merupakan aplikasi dating nomor satu, layanan dari Facebook tidak akan membiarkan para penggunanya untuk memilih calon teman kencan mereka berdasarkan penampilan saja. 



Menurut laporan The Next Web, Untuk ikut serta dalam Facebook Dating, Anda bisa menggunakan foto dari Facebook atau Instagram Anda dan menjawab 20 pertanyaan seperti "Bagi Anda, hari yang sempurna itu seperti apa?" atau "Lagu apa yang selalu membuat Anda ikut bernyanyi?"

Setelah Anda membuat profil, Anda bisa memilih preferensi Anda berdasarkan jarak (dengan maksimal jarak 100 kilometer), agama, dan tinggi. Setelah itu, Anda akan melihat calon teman kencan Anda pada halaman utama dari layanan kencan buatan Facebook.

Di sini, Anda hanya akan menemukan teman dari teman Anda atau orang yang sama sekali Anda tidak kenal. Anda tidak akan menemukan teman atau orang-orang yang telah Anda blokir. 

Jika ada seseorang yang menarik perhatian Anda, Anda bisa mengetuk salah satu foto mereka atau pertanyaan yang mereka jawab. Jika mereka juga tertarik dengan Anda, mereka akan memulai pembicaraan.

Sementara jika mereka tidak tertarik, mereka bisa mengetuk "tidak tertarik" dan mereka tidak akan melihat Anda lagi. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.