BAKTI mengajak ecommerce dan ukm digital bersinergi di program Dayamaya untuk dorong daerah 3T.
BAKTI mengajak ecommerce dan ukm digital bersinergi di program Dayamaya untuk dorong daerah 3T.

Bakti Gelar Program Dayamaya untuk Daerah 3T

Teknologi telekomunikasi
Lufthi Anggraeni • 16 September 2019 13:35
Jakarta: Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) meluncurkan Dayamaya, nama baru dari program bantuan pemerintah untuk mendukung Fasilitasi Ekosistem Ekonomi Digital (FEED).
 
Kegiatan Dayamaya ini merupakan inisiatif BAKTI dan pemerintah dengan visi untuk mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital Indonesia, terutama di wilayah 3T atau Terluas, Terdepan dan Tertinggal.
 
Program ini mengusung semangat gotong royong antara BAKTI, pemerintah dan stakeholder strategis, untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Melalui Dayamaya, BAKTI mengajak pelaku e-commerce dan UKM digital untuk bersinergi dalam mengembangkan potensi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, BAKTI juga mengajak ecommerce dan UKM digital untuk menciptakan solusi tepat guna bagi masyarakat di daerah 3T tersebut. Sinergi pada program Dayamaya ini akan difokuskan BAKTI pada sektor kesehatan, pendidikan, agribisnis, pariwisata, fintech, logistik dan ecommerce.
 
BAKTI dan pemerintah akan memberikan bantuan dalam hal sejumlah fasilitas seperti pelatihan SDM, eksekusi survey pasar, infrastruktur teknologi, serta sosialisasi dan pemasaran. Peserta yang berminat, dapat mendaftar via situs www.baktikominfo.id atau www.dayamaya.id.
 
Pendaftaran program ini dibuka mulai tanggal 2 September 2019 hingga 14 September 2019. Peserta harus mengirimkan persyaratan administrasi, serta proposal teknis berisi jenis solusi yang akan dikembangkan, roadmap selama 2 (dua) tahun ke depan, dan model bisnis.
 
Peserta yang lolos keseluruhan proses seleksi, akan ditetapkan sebagai peserta penerima bantuan. Kuota penerima bantuan yaitu sebanyak 30 startup/UMKM Digital dengan komposisi 20 peserta proposal Pre Seed, dan 10 peserta proposal Seed. Peserta yang lolos diumumkan pada tanggal 1 Oktober 2019.
 
Sebelumnya, BAKTI lebih terfokus pada program Universal Service Obligation (USO), terkait dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Melalui program ini, BAKTI terfokus pada penyediaan akses internet, BTS, dan menyatukan Indonesia dengan memanfaatkan Palapa Ring.
 
Program Dayamaya merupakan kelanjutan dari program USO, sebagai bentuk dukungan dan pemanfaatan lebih lanjut dari infrastruktur yang dibangun BAKTI dan pemerintah pada program USO tersebut.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif