P?ermintaan merek dagang untuk nama HongMeng telah didaftarkan Huawei  di sejumlah negara di dunia.
P?ermintaan merek dagang untuk nama HongMeng telah didaftarkan Huawei di sejumlah negara di dunia.

Huawei Daftarkan OS HongMeng di Sejumlah Negara

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 14 Juni 2019 09:21
Jakarta: Huawei tengah bekerja keras dalam pengembangan sistem operasi karyanya, dan dilaporkan bersiap untuk merilis perangkat pertama dengan sistem operasi HongMeng pada bulan Oktober mendatang.
 
Merek asal Tiongkok ini dilaporkan mendistribusikan satu juta perangkat untuk proses pengujian, dan tengah berupaya untuk mematenkan nama HongMeng sebagai merek dagang miliknya di sejumlah negara di dunia, seperti laporan GSM Arena.
 
Paten terbaru di World Intellectual Property Organization (WIPO) Global Brand Database mengungkapkan permintaan merek dagang untuk nama HongMeng telah didaftarkan di sejumlah negara termasuk Australia, Kanada, Kamboja, Uni Eropa, Indonesia, India, Meksiko, Spanyol, Swiss dan Thailand.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada bulan lalu, merek dagang HongMeng ini dilaporkan telah menerima izin dari Chinese National Intellectual Property Administration (CNIPA). Deskripsi merek dagang tersebut mengungkap bahwa HongMeng akan digunakan untuk sejumlah perangkat dari smartphone, tablet hingga PC.
 
Membangun sistem operasi mobile baru dari awal bukanlah pekerjaan mudah, dan berkompetisi dengan pemain besar seperti Android dan iOS juga dinilai akan menghadirkan tantangan tersendiri bagi Huawei.
 
Faktor penghambat terbesar pada pengembangan sistem operasi ini dinilai sejumlah ahli terletak pada dukungan aplikasi. Namun Huawei telah mempersiapkan diri, sebab dilaporkan telah bekerja sama dengan Aptiode yang memiliki portofolio berisi lebih dari 900 ribu aplikasi dan bertindak sebagai pengganti Google Play.
 
Huawei juga telah memiliki toko aplikasi karyanya bertajuk App Gallery, namun masih membutuhkan waktu untuk dapat menawarkan aplikasi populer di toko aplikasi ini agar tetap relevan dengan konsumen.
 
Sebelumnya, Huawei dilaporkan mengirimkan undangan kepada pengembang untuk bergabung di AppGallery. Pada email undangannya, Huawei mengklaim bahwa toko aplikasi ini telah memiliki sebanyak 270 juta pengguna aktif bulanan.
 
Pengguna aktif bulanan tersebut tersebar di lebih dari 350 juta ponsel yang sebagian besar dipasarkan di luar Tiongkok. Selain itu, email ini juga menjanjikan bahwa pengembang akan mendapatkan dukungan penuh untuk membantu mereka menerbitkan aplikasi di AppGallery.
 
Sementara itu, keputusan untuk mengembangkan sistem operasi mandiri telah diambil Huawei sejak tujuh tahun lalu. Keputusan ini juga didasari oleh kekhawatiran ketergantungan pada Android dinilai petinggi Huawei membuat perusahaan rentan terhadap larangan yang diterapkan pemerintah Amerika Serikat di masa mendatang.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif