Edukasi Blockhain dan Aset Kripto Tokocrypto via Infonesia

Lufthi Anggraeni 19 November 2018 15:44 WIB
teknologi
Edukasi Blockhain dan Aset Kripto Tokocrypto via Infonesia
Tokocrypto mengumumkan kerja sama dengan aplikasi media sosial bernama Infonesia.
Jakarta: Tokocrypto mengumumkan secara resmi telah menggandeng aplikasi media sosial bernama Infonesia, sebagai salah satu saluran resmi yang digunakannya untuk mengedukasi masyarakat luas.

Sebab, Tokocrypto menilai saat ini masih banyak anggota masyarakat yang belum mengetahui definsi dari kripto. Hal ini terlihat dari pertanyaan yang diajukan dalam berbagai saluran Tokocrypto, termasuk media sosial dan acara lainnya.

“Melalui kerja sama dengan Infonesia, kami berharap penyampaian informasi, terlebih terkait edukasi, dapat tersampaikan dengan lebih baik dan menyeluruh, dengan cara yang berbeda,” ujar Co-Founder & CEO dari Tokocrypto Pang Xue Kai.


Tokocrypto juga memiliki program bertajuk Toko Outreach, ditujukan untuk membantu publik dalam memahami blockchain dan aset kripto secara lebih jauh, baik melalui saluran online maupun offline.

Sementara itu, keputusan untuk bekerja sama dengan Infonesia dilandasi penilaian bahwa platform asal Indonesia ini memiliki keunikan dalam menyampaikan informasi. Penyampaian Infonesia dinilai interaktif, berkat mengombinasikan format suara dan foto.

Informasi tersebut disampaikan Infonesia secara langsung dan personal kepada responden terverifikasi. Karenanya, Tokocrypto berharapi Infonesia dapat menyampaikan materi edukasi yang disiapkannya dengan lebih baik dan menyeluruh, meski dengan cara berbeda.

Tidak hanya menyeluruh, penyampaian informasi via Infonesia juga diharapkan Tokocrypto mampu mendorong generasi muda yang mendominasi populasi masyarakat saat ini, untuk dapat lebih memahami blockchain dan aset kripto secara terukur dan berkelanjutan.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.