Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan rencananya untuk membangun komputer super.
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan rencananya untuk membangun komputer super.

Pemerintah AS Ingin Bangun Komputer Super

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 20 Maret 2019 16:53
Jakarta: Dalam upaya mendorong proyek penelitian terkait dengan permasalahan kesehatan publik dan ilmu pengetahuan lingkungan, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan rencananya untuk membangun komputer super exascale, yang akan selesai pada tahun 2021.
 
Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) secara resmi mengumumkan rencananya untuk proyek komputer super exascale bernama Aurora dengan investasi bernilai USD500 juta (Rp7,096 triliun) pada 18 Maret lalu, seperti yang dilaporkan Digital Trends.
 
Setelah dibangun, komputer super Aurora diperkirakan akan menawarkan kombinasi dari komputasi berperforma tinggi dan teknologi kecerdasan buatan (AI) exascale. Secara konteks, kata exascale merujuk pada fakta bahwa komputer super Aurora akan dirancang untuk menampilkan performa setidaknya satu exaFLOP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut DOE, satu exaFLOP setara dengan satu quintillion titik komputasi per detik. Level performa ini diperkirakan akan memungkinkan peneliti untuk mengatasi permasalahan secara ilmiah pada exascale, dan mempromosikan pengembangan inovasi ilmiah baru.
 
Aurora akan menjadi komputer pertama di Amerika Serikat dengan performa satu exaFLOP, namun bukanlah komputer super pertama di dunia. PCMags mencatat, versi akhir komputer super exascale buatan Tiongkok akan selesai lebih cepat dari prediksi, yaitu pada tahun 2020.
 
Komputer super Aurora disebut Sekretaris Energi Amerika Serikat Rick Perry akan berdampak secara signifikan terhadap masyarakat. Kemampuan Aurora juga disebut Perry akan dimanfaatkan pada sejumlah area seperti penelitian kanker, pemodelan iklim, dan perawatan kesehatan veteran.
 
Proyek komputer super disebut akan dibangun oleh Intel dan subkontraktor Cray, Inc., dengan lokasi pembangunan di Argonne National Laboratory, di Chicago, Amerika Serikat. Sayangnya, tidak banyak informasi resmi terkait dengan teknologi yang akan terlibat dalam pembangunan Aurora.
 
Rumor yang beredar menyebut, Aurora akan didukung prosesor baru dari pusat bisnis data Intel, termasuk lini Xeon Scalable generasi terbaru, teknologi Optane DC Persistent Memory generasi terbaru, serta arsitektur Xe dan software One API.
 
Seluruh teknologi tersebut juga dikabarkan akan dirancang secara spesifik untuk mendukung kombinasi unik AI dan komputasi exascale pada komputer super Aurora. Rencana membangun komputer super dalam kurun waktu tiga tahun dinilai sejumlah pihak terlalu ambisius, namun Perry mengaku optimis dalam melakukannya.
 
Optimisme Perry ini didukung oleh pengakuannya bahwa tim riset dan pengembangan exascale telah melakukan penelitian dan pengembangan selama lebih dari satu dekade.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif