Google dilaporkan mendaftarkan dokumen paten terkait dengan panel layar fleksibel untuk ponsel lipat.
Google dilaporkan mendaftarkan dokumen paten terkait dengan panel layar fleksibel untuk ponsel lipat.

Google Juga Siapkan Panel Layar Lipat?

Teknologi google
Lufthi Anggraeni • 15 Maret 2019 17:55
Jakarta: Dokumen paten yang baru-baru ini didaftarkan Google mengindikasikan bahwa raksasa mesin pencarian ini tengah bereksperimen dengan teknologi layar lipat. Teknologi ini serupa dengan panel layar milik Huawei Mate X dan Samsung Galaxy Fold.
 
Berdasarkan gambar temuan Patently Mobile yang dilaporkan The Verge, panel layar ini dijelaskan menggunakan panel OLED yang dapat dilipat berulang kali dan dapat digunakan pada perangkat komputasi modern.
 
Namun, Google tidak memproduksi panel layar ini sendiri, dan bukan jenis perusahaan memproduksi perangkat sendiri. Serupa dengan Apple dan iPhone, Google dilaporkan bekerja sama dengan Foxconn untuk memproduksi Pixel 3, dan HTC dan LG untuk memproduksi ponsel Pixel 2.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal ini tidak berarti mustahil perangkat berbasis paten ini akan benar-benar diproduksi. Sebab, Google diperkirakan akan memberikan lisensi paten ini kepada pihak ketiga, alih-alih memproduksi panel layar tersebut sendiri.
 
Paten ini menampilkan bahwa panel layar ini dapat dilipat ke dua arah berbeda, sehingga membentuk huruf Z, tanpa menyebabkan layar patah. Hal ini berkat sejumlah lapisan yang digunakan pada panel tersebut.
 
Kemampuan melipat ke arah berbeda ini disebut sebagai hal mustahil, sebab Samsung hanya mengklaim Galaxy Fold hanya mampu bertahan setelah melalui proses pelipatan sebanyak ratusan ribu.
 
Sementara itu, produsen lapisan perlindungan Gorilla Glass, Corning, tengah mengembangkan layar kaca yang dapat dilipat, dan berharap akan lebih kuat jika dibandingkan solusi panel layar fleksibel berbahan plastik yang saat ini tersedia di pasar.
 
Sebagai informasi, paten Google ini tidak menyebutkan satupun kata ponsel pada dokumen tersebut. Paten ini lebih mengacu pada cara layar digunakan oleh perangkat komputasi modern, sehingga berpeluang untuk digunakan tablet atau laptop.
 
Ketertarikan Google terhadap smartphone berdesain lipat ini lebih terfokus pada aspek software desain. Google menambahkan dukungan untuk layar lipatnya di sistem operasi Android pada bulan November lalu.
 
Selain itu, Google juga dilaporkan bekerja sama dengan Samsung guna memastikan Android dapat berfungsi serupa sistem operasi milik Galaxy Fold. Ketertarikan Google ini turut mengindikasikan bahwa ponsel berdesain lipat merupakan perangkat penting untuk Android, dan Google tertarik dengan hardware dan software.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif