Ilustrasi: Kaspersky
Ilustrasi: Kaspersky

Ancaman Siber Meningkat, Indonesia Target Utama Serangan Seluler di Asia Pasifik

Mohamad Mamduh • 25 Agustus 2026 07:24
Ringkasnya gini..
  • Kaspersky melaporkan telah memblokir hampir 30.000 serangan seluler yang menargetkan konsumen di Asia Pasifik.
  • Dari jumlah tersebut, India dan Indonesia menjadi dua negara yang mencatat volume serangan seluler tertinggi.
  • Kaspersky mendorong implementasi perlindungan yang terintegrasi langsung ke dalam aplikasi seluler.
Jakarta: Berdasarkan studi terbaru dari Kaspersky Market Intelligence melalui survei B2C Pulse, masyarakat di Asia Pasifik sangat aktif beraktivitas daring sekaligus memiliki kesadaran yang tinggi terhadap bahaya di dunia digital. Konsumen di kawasan ini tercatat mengungguli rata-rata global dalam berbagai aktivitas, termasuk belanja daring (80% berbanding 71%) dan layanan keuangan digital (72% berbanding 70%).
 
Namun, adopsi digital yang masif ini diiringi oleh lonjakan ancaman kejahatan siber yang serius. Selama tiga bulan pertama tahun 2026, Kaspersky melaporkan telah memblokir hampir 30.000 serangan seluler yang menargetkan konsumen di Asia Pasifik.
 
Dari jumlah tersebut, India dan Indonesia menjadi dua negara yang mencatat volume serangan seluler tertinggi, dengan masing-masing membukukan 18.187 dan 15.163 insiden. Selain kedua negara tersebut, pertumbuhan serangan secara tahunan juga meningkat tajam di wilayah lain, seperti Taiwan yang melonjak hingga 373% dan Thailand sebesar 127%.

Choon Hong Chee, Head of Consumer Channel untuk Asia Pasifik di Kaspersky, menekankan bahwa ponsel pintar kini telah menjadi pintu gerbang utama bagi kehidupan finansial, sosial, dan profesional masyarakat. Sayangnya, perangkat seluler ini sering kali tidak dibekali dengan tingkat keamanan yang setara seperti pada perangkat komputer.
 
Dengan proyeksi bahwa Asia Pasifik akan mencapai 2,11 miliar pengguna layanan seluler pada tahun 2030, perlindungan data pribadi dan transaksi keuangan menjadi aspek yang sangat krusial demi menjaga kepercayaan terhadap ekonomi digital.
 
Sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman yang kian canggih, Kaspersky mendorong implementasi perlindungan yang terintegrasi langsung ke dalam aplikasi seluler. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan menyerahkan seluruh tanggung jawab pengelolaan keamanan kepada konsumen.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA