Peluncuran ini sejalan dengan pergeseran cara masyarakat memaknai rumah, yang kini dipandang sebagai cerminan gaya hidup, kebutuhan emosional, dan nilai-nilai penghuninya.
Tren ini semakin terlihat dalam arah desain interior global, termasuk di Indonesia, di mana hunian dirancang lebih utuh dengan menggabungkan estetika yang personal dan perhatian terhadap keamanan material, sehingga menghadirkan ruang yang tidak hanya nyaman dipandang, tetapi juga aman dan mendukung kualitas hidup sehari-hari.
Dari “Less is More” ke “Less but Better”
Minimalisme tidak lagi dimaknai sebagai ruang kosong yang steril, tetapi bergeser menjadi pendekatan yang lebih kuratif dan bermakna. Konsep “Less but better” menekankan bahwa setiap elemen dalam ruang harus memiliki nilai, baik dari sisi fungsi, kualitas material, maupun kontribusinya terhadap pengalaman emosional penghuninya.
Pergeseran ini mencerminkan perubahan gaya hidup global yang kini menempatkan rumah sebagai ruang multifungsi yang krusial, seperti tempat bekerja, beristirahat, sekaligus memulihkan energi. Tren ini sering disebut sebagai warm minimalism, memberikan penekanan pada penggunaan material alami, tekstur yang kaya, dan teknik layering yang memberikan kedalaman pada ruang tanpa harus mengorbankan prinsip kesederhanaan.
Warna sebagai Penguat Emosi dalam Ruang
Pendekatan warna dalam interior kini semakin beragam dan berani, dengan fokus pada konsistensi aplikasi warna di berbagai material untuk menciptakan kenyamanan visual sekaligus menghadirkan rasa hangat dan terlindungi dalam ruang. Kembalinya tren warna yang berani namun membumi seperti deep burgundy, olive green, dan clay tones menunjukkan bahwa warna kini berfungsi sebagai emotional layer yang menentukan bagaimana penghuni rumah berinteraksi dengan ruang secara sensorik, bukan sekadar elemen estetika.
Detail Kecil Menjadi Penentu Harmoni dalam Desain Interior Modern
Dalam desain yang semakin disempurnakan, tidak ada lagi elemen yang boleh diabaikan, termasuk yang selama ini dianggap detail kecil seperti sakelar dan stopkontak. Elemen-elemen ini memiliki peran penting dalam menjaga kesatuan visual dan memastikan tidak ada gangguan dalam komposisi ruang.
Ariya Sradha, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta, menegaskan pentingnya proses integrasi elemen teknis dalam praktik desain interior modern. “Dalam merancang sebuah hunian, detail kecil seperti sakelar dan stopkontak memiliki peran besar dalam menjaga kesatuan visual ruang. Desain yang terlalu menonjol atau tidak selaras dapat mengganggu keseluruhan komposisi. Karena itu, pendekatan desain yang clean, slim, dan frameless menjadi pilihan utama karena memungkinkan elemen tersebut menyatu secara natural dengan berbagai konsep interior.”
Keamanan Adalah Bagian dari Estetika
Di balik estetika dan pengalaman ruang, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Risiko korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran, serta potensi sengatan listrik atau kesetrum, masih menjadi ancaman yang sering terjadi di rumah. Hal ini menegaskan bahwa penggunaan perangkat kelistrikan yang andal merupakan kebutuhan dasar untuk melindungi penghuni sehari-hari.
Kristo Immanuel, film director dan lifestyle influencer, melihat bahwa perspektif homeowner modern semakin berkembang ke arah tersebut. “Bagi keluarga modern, rumah bukan hanya soal tampilan, tetapi juga rasa aman. Banyak dari kita mungkin tidak selalu melihat apa yang ada di balik dinding, tapi justru di situlah kualitas perangkat kelistrikan menjadi penentu. Ketika kita tahu bahwa perangkat yang digunakan aman dan andal, itu memberikan rasa tenang dalam aktivitas sehari-hari di rumah.”
Desain dan Perlindungan Hadir dalam Satu Sentuhan melalui Vivace E
Sejalan dengan pergeseran ini, Vivace E dikembangkan sebagai lini perangkat kelistrikan yang menggabungkan fungsi, estetika, dan perlindungan kelistrikan dalam satu kesatuan yang terintegrasi. Dengan desain yang slim, dan panel tanpa bingkai (frameless), Vivace E dirancang untuk menyatu secara visual dengan berbagai konsep interior, dengan empat pilihan warna seperti White, Black, Wine Gold, dan Light Grey yang memungkinkan fleksibilitas dalam menyesuaikan karakter ruang.
Di balik tampilannya, Vivace E dilengkapi dengan fitur safety shutter berstandar SNI dan bersertifikat International Electrotechnical Commission (IEC) dan sistem grounding yang memberikan perlindungan konsisten dalam penggunaan sehari-hari. Kualitas material dan kemudahan instalasi menjadikannya pilihan yang relevan tidak hanya bagi pemilik rumah, tetapi juga bagi pengembang properti yang menginginkan standar lebih tinggi.
Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, menambahkan bahwa kebutuhan hunian modern kini semakin menuntut solusi yang terintegrasi.
“Kami melihat kebutuhan hunian modern di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan kualitas, keamanan, dan estetika ruang. Konsumen tidak lagi memilih antara desain atau keamanan, mereka menginginkan keduanya dalam satu solusi yang seimbang. Dengan pengalaman lebih dari 190 tahun dalam inovasi kelistrikan secara global dan hampir 40 tahun dalam pengembangan bisnis sakelar, kami terus memahami evolusi kebutuhan tersebut, termasuk di Indonesia yang merupakan salah satu pasar utama kami dalam kategori stopkontak dan sakelar.” ujar Martin.
Melalui Vivace E, Schneider Electric menghadirkan solusi sakelar dan stopkontak yang modern secara desain, aman dalam penggunaan, serta tetap relevan secara nilai bagi homeowner maupun developer. Vivace E kini tersedia di berbagai platform e-commerce dan distributor terdekat di seluruh Indonesia mulai dari harga Rp 30.000-an. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi situs resmi Vivace E.
Selain Vivace E, Schneider Electric juga menghadirkan rangkaian sakelar dan stopkontak Leona E. Hadir dalam pilihan warna putih bersih dengan harga yang lebih terjangkau mulai dari belasan ribuan dengan kualitas andal dan harga ideal.
Leona E dirancang untuk memenuhi kebutuhan hunian dengan tampilan modern yang minimalis dan fungsional. Dengan material yang kokoh serta instalasi yang mudah melalui sistem cakar dan baut, Leona E menjadi solusi praktis untuk berbagai kebutuhan hunian, perkantoran, hingga ruang komersial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News