Microsoft mengungkap Windows 10 End of Support ikut mendorong penjualan PC Windows 11, sementara adopsi Windows 11 kini mulai melambat.
Microsoft mengungkap Windows 10 End of Support ikut mendorong penjualan PC Windows 11, sementara adopsi Windows 11 kini mulai melambat.

Berhentinya Update Windows 10 Jadi Pendorong Besar Penjualan PC Windows 11

Cahyandaru Kuncorojati • 17 September 2026 10:41
Ringkasnya gini..
  • Microsoft mengaitkan tingginya penjualan PC sebelumnya dengan berakhirnya dukungan Windows 10.
  • Sekitar 30% basis PC HP masih menggunakan Windows 10 dan menjadi peluang upgrade perangkat.
  • Windows 10 ESU hingga 2027 memberi pengguna alasan untuk menunda perpindahan ke Windows 11.
Jakarta: Narasi soal PC berbasis AI sebagai mesin utama pertumbuhan Windows 11 mulai mendapat konteks baru. 

Dalam laporan keuangan terbarunya, Microsoft mengaitkan tingginya pembanding pendapatan Windows tahun sebelumnya dengan berakhirnya dukungan Windows 10, mengindikasikan bahwa dorongan upgrade sistem operasi turut menjadi faktor penting dalam penjualan PC Windows 11.

Microsoft melaporkan pendapatan kuartal fiskal keempat 2026 sebesar US$90 miliar. Namun, di tengah kinerja tersebut, pendapatan Windows OEM dan Devices justru turun tujuh persen, sementara pendapatan Windows OEM turun lima persen.

Dikutip dari laporan situs Windows Latest, dalam penjelasannya Microsoft menyebut penurunan tersebut dipengaruhi permintaan pasar PC yang lebih rendah serta tingginya pembanding dari tahun sebelumnya yang mendapat keuntungan dari Windows 10 End of Support.
 
“Pendapatan Windows OEM dan Devices turun 7%, dan Windows OEM turun 5%, didorong oleh permintaan pasar PC yang lebih rendah dan pembanding tahun sebelumnya yang tinggi yang mendapat manfaat dari Windows 10 End of Support,” tulis mereka dalam laporan tersebut.

Angka tersebut penting karena memberikan gambaran bahwa lonjakan penjualan PC pada periode sebelumnya tidak bisa dilepaskan dari pengguna dan organisasi yang perlu mengganti perangkat atau berpindah dari Windows 10.
 

Mengapa Windows 10 Mendorong Upgrade PC?

Microsoft memang mengakhiri dukungan Windows 10 pada Oktober 2025. Namun, keputusan tersebut tidak serta-merta membuat seluruh pengguna berpindah ke Windows 11.

Sebagian pengguna masih bertahan dengan Windows 10 melalui Extended Security Updates (ESU). Microsoft bahkan memperpanjang dukungan tersebut hingga Oktober 2027 dan mengingatkan pengguna bahwa mereka masih bisa mendapatkan perlindungan keamanan tambahan selama satu tahun lagi.

Situasi ini mengubah tekanan untuk melakukan upgrade. Jika sebelumnya berakhirnya dukungan Windows 10 dapat menjadi alasan kuat untuk membeli PC baru, keberadaan ESU memberikan pengguna lebih banyak waktu untuk menunda keputusan tersebut.

Dampaknya mulai terlihat pada laju adopsi Windows 11 yang melambat. Dengan demikian, tantangan Microsoft bukan hanya membuat pengguna tertarik pada fitur baru, tetapi juga meyakinkan mereka bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk meninggalkan perangkat lama.
 

HP Masih Mengandalkan Narasi AI PC

Posisi Microsoft tersebut menarik jika dibandingkan dengan strategi sejumlah produsen PC. HP, misalnya, masih melihat AI PC sebagai salah satu pendorong pertumbuhan.

Karen L. Parkhill, Executive Vice President dan Chief Financial Officer HP, mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen basis perangkat yang terpasang di HP masih menggunakan Windows 10.

“Kami melihat pertumbuhan yang baik di EMEA dan APJ pada kuartal ini. Sebagian didorong oleh momentum yang diharapkan dari Windows 11. Dan saat ini, sekitar 30% basis perangkat kami masih menggunakan Windows 10.”

Ketan Patel, President of HP’s Personal Systems business, melihat pengguna Windows 10 tersebut sebagai peluang refresh perangkat dalam jangka pendek. Di saat yang sama, ia menyebut AI di perangkat sebagai pendorong pertumbuhan lain.

Artinya, upgrade dari Windows 10 dan adopsi AI PC bisa terjadi bersamaan. Namun, keduanya tidak otomatis berarti pengguna membeli perangkat baru semata-mata karena membutuhkan fitur AI.
 

Dell Sudah Mengubah Strategi AI PC

Dell mengambil pendekatan berbeda. Perusahaan tersebut sebelumnya agresif mengusung identitas AI PC, tetapi kemudian mulai mengembalikan fokus pada aspek seperti gaming, kualitas build, daya tahan baterai, dan layar.

Perubahan tersebut juga berkaitan dengan tingkat adopsi Windows 11. Dalam laporan yang dikutip, Clarke menyebut adopsi Windows 11 berada 10 hingga 12 poin di bawah posisi Windows 10 pada tahap rollout yang sama, sementara banyak pelanggan masih mempertahankan PC lama.

Kondisi ini membuat Microsoft menghadapi persoalan berbeda memasuki 2027. Perusahaan tidak lagi bisa mengandalkan momentum berakhirnya dukungan Windows 10 dengan kekuatan yang sama seperti sebelumnya karena pengguna kini memiliki opsi memperpanjang dukungan.

Bagi Microsoft, tantangannya kemudian bergeser: bukan sekadar menjual PC dengan embel-embel AI, tetapi membuat Windows 11 cukup menarik untuk mendorong pengguna Windows 10 yang masih bertahan benar-benar melakukan upgrade.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA