?Samsung mengunggah  tips untuk mengoptimalkan pemanfaatan Galaxy S10 Plus dalam perekaman video.
?Samsung mengunggah tips untuk mengoptimalkan pemanfaatan Galaxy S10 Plus dalam perekaman video.

Tips untuk Optimalkan Galaxy S10 Plus

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 13 Mei 2019 12:14
Jakarta: Samsung dilaporkan mengunggah sejumlah tips untuk mengoptimalkan salah satu smartphone unggulan terbarunya, Galaxy S10 Plus. Panduan ini menawarkan cara meningkatkan kualitas video yang direkam serta konten vlog pengguna Galaxy S10 Plus.
 
Tip pertama, dilaporkan GSM Arena,tergolong sederhana dan ditujukan untuk pengguna yang tidak memiliki perangkat pendukung untuk stabilitas gambar, yaitu gimbal. Untuk menghasilkan video stabil, pengguna dapat memanfaatkan Super Steady Mode.
 
Selain itu, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Hyperlapse untuk menampilkan transisi dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Pengguna juga dapat menciptakan video Hyperlapse dari video biasa, memudahkan saat pengguna lupa mengaktifkan fitur saat merekam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, klip gerak lambat atau slow motion disebutkan sebagai cara yang dapat diandalkan untuk memperindah konten. Samsung mengklaim Galaxy S10 Plus dapat merentangkan video dengan durasi 0,4 detik menjadi 14 detik.
 
Selain itu, Samsung juga menyebut bahwa klip video slow motion dapat diputar secara berulang dan dibandingkan kepada pengguna smartphone lain atau melalui media sosial dan video dalam format GIF.
 
Tips lain tidak hanya dikhususkan bagi Galaxy S10 Plus, tapi juga untuk Galaxy S10 dan Galaxy S10e. Tips ini menyebut pengguna dapat merekam video selfie beresolusi 2160 piksel guna memperoleh video berkualitas lebih baik, untuk segmen pengguna berbicara kepada kamera.
 
Tip terakhir yang diunggah Samsung yaitu dengan menggunakan AR Emoji lebih baik untuk menambahkan hiasan bernuansa kartun pada vlog pengguna smartphone lini Galaxy S10. Sebelumnya, Samsung baru saja mengumumkan sensor baru untuk smartphone.
 
Satu hal yang unik dari sensor ini adalah resolusi yang lebih tinggi dari sensor yang ada di pasar sekarang. Sensor ISOCELL Bright GW1 adalah sensor 64MP yang menggunakan pixel berukuran 0.8μm, sama seperti sensor 48MP dari Samsung yang ada sekarang. Itu artinya, sensor itu akan memiliki ukuran yang lebih besar.
 
Sementara itu, sejak awal tahun 2019, Samsung lebih agresif dalam menghadirkan pilihan smartphone karyanya pada segmen kelas menengah, melalui seri Galaxy A. Keputusannya ini didukung karena pertumbuhan kelas menengah yang terjadi di Indonesia.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif