Tombol Bixby kini bisa dinonaktifkan. (AFP PHOTO / Timothy A. CLARY)
Tombol Bixby kini bisa dinonaktifkan. (AFP PHOTO / Timothy A. CLARY)

Pengguna Galaxy S8 dan Note 8 Bisa Matikan Tombol Bixby

Teknologi samsung galaxy s8 galaxy note 8
Ellavie Ichlasa Amalia • 19 September 2017 15:08
medcom.id: Samsung akhirnya membiarkan pengguna Galaxy S8 dan Note 8 menonaktifkan tombol Bixby, tombol yang didekasikan untuk mengaktifkan asisten virtual Samsung.

Sayangnya, update terbaru ini hanya diterima oleh sebagian pengguna Galaxy S8 dan Note 8. Jadi, masih ada sebagian pengguna smartphone premium terbaru Samsung yang tidak bisa menonaktifkan tombol Bixby. 

Namun, Anda juga harus menonaktifkan fitur Bixby Voice. Jika tidak, maka fitur tersebut masih akan berfungsi seperti biasa. Itu artinya, jika Anda menekan tombol Bixby selama beberapa waktu, maka hal itu akan mengaktifkan Bixby. Setelah Anda mematikan fitur ini, maka tombol Bixby tidak akan memiliki fungsi apapun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Seperti yang disebutkan oleh Business Insider, menonaktifkan tombol Bixby akan meminimalisir rasa frustasi yang Anda rasakan ketika Anda secara tidak sengaja tombol Bixby, yang berdekatan dengan tombol volume. Sayangnya, update terbaru dari Samsung ini belum memungkinkan Anda untuk mengubah fungsi dari tombol Bixby. Misalnya, membiarkan tombol itu berfungsi untuk membuka aplikasi atau fitur tertentu. Pembaruan ini hanya membiarkan Anda mematikan asisten virtual Bixby. 

Selama ini, Bixby dianggap sebagai tambahan yang tidak diperlukan, mengingat semua ponsel Android baru sudah bisa menggunakan Google Assistant, asisten virtual dari Google yang juga bisa diaktifkan menggunakan suara. Assistant dianggap dapat bekerja dengna jauh lebih baik dari Bixby.

Satu-satunya hal yang Bixby lakukan tapi tidak bisa dilakukan oleh Assistant adalah mengubah pengaturan ponsel, seperti menurunkan tingkat kecerahan layar atau volume. 

Selain itu, keberadaan dua asisten virtual dalam satu ponsel hanya akan membuat pengguna bingung asisten virtual apa yang harus mereka gunakan. Masalah ini tidak hanya ditemukan terkait asisten virtual pada smartphone Android. Biasanya, ponsel Android menawarkan dua aplikasi dengan fungsi yang sama, mulai dari pengirim pesan, galeri foto sampai aplikasi email


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi