Microsoft Bawa Whiteboard ke iOS
Aplikasi Microsoft Whiteboard kini telah dapat digunakan pada perangkat bersistem operasi Windows 10.
Jakarta: Aplikasi Whiteboard karya Microsoft kini telah dirilis di Windows 10 dan segera tersedia di perangkat iOS dan situs. Aplikasi ini disebut sebagai alat yang sesuai untuk tim kreatif di suatu proyek.

Alat ini diklaim memungkinkan mereka menyimpan ide dengan lebih rapi. Aplikasi Whiteboard berfungsi serupa kanvas digital kosong, mendukung kemampuan menulis dengan tinta, keyboard serta tulisan tangan, sehingga pengguna dapat mencatat atau menggambar pada papan.

Selain itu, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan dan memproses gambar, serta didukung kemampuan mengenali bentuk dan sebagainya. Whiteboard juga memungkinkan anggota tim untuk menambahkan kanvas ke masing-masing individu dari jarak jauh.


Hal ini diklaim mampu menawarkan mobilitas maksimal ke setiap anggota yang terlibat pada proyek ini. Selain itu setelah proyek selesai, aplikasi akan memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan membagikannya melalui cloud Microsoft.

Telah tersedia untuk perangkat Windows 10, Microsoft juga mengumumkan bahwa pengguna perangkat iOS akan segera dapat menikmati aplikasi ini. Fitur kolaborasi pada aplikasi Whiteboard juga dapat diakses melalui Office 365 milik konsumen komersial dan pemilik akun Microsoft personal.

Sebelumnya, beredar teaser via akun Twitter Surface resmi mengindikasikan bahwa pesaing iPad ini akan diumumkan pada 11 Juli 2018 lalu. Tablet ini dilaporkan mengusung layar berukuran 10 inci, bersudut membulat, dan prosesor Intel Pentium.

Sementara itu, penggemar perangkat Microsoft turut membuat petisi berjudul "Tunjukan pada Microsoft tingginya permintaan akan Surface Phone atau Andromeda", guna mendorong Microsoft untuk tetap mengembangkan Surface Phone.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.