ASUS Siapkan ZenFone Live L1 untuk Indonesia, Seperti Apa?

Mohammad Mamduh 02 Mei 2018 16:21 WIB
asus
ASUS Siapkan ZenFone Live L1 untuk Indonesia, Seperti Apa?
ASUS ZenFone Live L1
Jakarta: Dalam pertemuan terbatas dengan beberapa wartawan di Jakarta, Rabu 2 Mei 2018, ASUS Indonesia juga mengumumkan ponsel satu lagi yang akan hadir untuk pasar Indonesia.

Sama-sama meluncur di Tanah Air tanggal 17 Mei, ASUS ZenFone Live L1 nantinya menyasar konsumen yang berbeda dari ZenFone 5.

“ASUS ZenFone Live L1 punya target audiens generasi muda, usia antara 18 sampai 24 tahun,” kata Head of Public Relations Asus Indonesia Muhammad Firman. Komposisinya adalah 50 persen pria dan 50 persen wanita.


Dengan begitu, harga yang dibanderol juga akan lebih murah, walaupun Firman tidak membocorkan secara lengkap. Tidak tertutup kemungkinkan ponsel ini bermain di pasar Rp1 juta.

ASUS ZenFone Live L1 menekankan desain layar lebar berukuran 5,5 inci. Ini menjadikannya sebuah ponsel yang ikut membenamkan rasio layar 18:9. Apa yang menjadi pembeda berikutnya dari ponsel pesaing adalah dukungan slot Micro SD sampai 2TB. Terkait antarmuka, ASUS bakal membenamkan ZenUI 5.0.

“Kita juga pasang fitur Face Unlock,” lanjut Firman. Kapasitas baterai yang diusung 3.000 mAh, diklaim masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hiburan dan produktivitas.

Saat pertama kali memegangnya, impresi awal yang muncul adalah desain yang sesuai kelas. Ini terlihat dari bodi ZenFone Live L1 yang cukup ringan berkat material plastik. Bodinya mengusung tekstur doff, tak lupa kamera belakang dengan ukuran cukup besar.

ASUS ZenFone Live L1 hadir dalam dua versi bergantung kapasitas RAM. Firman mengatakan bahwa veris yang akan masuk Indonesia menggunakan RAM 2GB. “Kita juga ada versi RAM 1GB, pakai Android Go. Tetapi itu tidak akan masuk.”
 
  ASUS ZenFone Live L1
Prosesor Snapdragon 425 
RAM 2GB
Storage 16GB + MicroSD 2TB
Layar 5,45 inci 18:9 HD+
Kamera 13MP (belakang) + 5MP (depan)
Baterai 3.000 mAh
Harga TBA




(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.