Sesi diskusi virtual Huawei Media Salon
Sesi diskusi virtual Huawei Media Salon

Huawei Optimistis 5G Berkontribusi Besar Bagi Bisnis Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati • 27 Maret 2022 13:56
Jakarta: Teknologi 5G kini mulai tersedia untuk pengguna layanan seluler atau gadget di Indonesia, hal ini jelas membantu teknologi baru tersebut semakin populer. Namun di sektor industri atau bisnis justru teknologi 5G dinilai bakal memiliki kontribusi lebih besar.
 
Pandangan tersebut disampaikan oleh Huawei Indonesia yang sejak lama dikenal menyediakan dukungan infrastruktur dan teknologi digital sekaligus telekomunikasi. Di sesi Huawei Media Salon bertema “Potensi 5G dalam Memfasilitasi Transformasi Digital di Indonesia” teknologi 5G diprediksi bakal membuka lebih banyak inovasi.
 
“Bagi Huawei, 5G merupakan teknologi yang memegang peran kritikal dalam membangun dunia baru yang revolusioner. Tak seperti standar nirkabel sebelumnya, 5G dirancang untuk menghubungkan orang dan bisnis dengan cara yang berbeda,” tutur CEO Carrier Network Business Group (CNBG) Huawei Indonesia, Benzhi Wang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“4G memiliki keterbatasan yang menghambat perkembangannya untuk bisa mencapai latensi serendah mungkin. Untuk mengatasi ini, dibutuhkan teknologi baru seperti 5G,” sambungnya.
 
Dia menjelaskan bahwa 5G memiliki kapasitas jaringan seluler yang lebih besar, fleksibilitas lebih baik, dan latensi rendah yang memungkinkan model penggunaan atau inovasi baru, misalnya smart factory, smart city hingga perangkat medis yang selalu terkoneksi ke manusia.
 
Di Indonesia, Huawei telah mendukung operator seluler seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) untuk meluncurkan layanan 5G di beberapa kota di indonesia meskipun masih dalam cakupan terbatas, yakni di Jabodetabek, Solo, Medan, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Bandung, Batam, dan Denpasar.
 
Teknologi 5G yang dikembangkan Huawei juga sudah dipercaya untuk menyediakan koneksi 5G dengan throughput tertinggi di Indonesia pada rangkaian acara MotoGP di Mandalika, di sini digunakan teknologi dan solusi 5G mmWave-Device.
 
5G berkembang pesat di seluruh dunia, dengan lebih dari 200 jaringan dibangun dan menarik 700 juta pengguna dalam waktu dua tahun. Transformasi digital atau digitalisasi industri juga mampu berlangsung dengan masif berkat kemampuan 5G.
 
Huawei percaya bahwa langkah selanjutnya adalah mengembangkan 5G dari hotspot ke cakupan berkelanjutan, dan dari industri percontohan ke digitalisasi dalam seluruh sektor industri. Huawei mengklaim teknologi 5G telah memungkinkan diwujudkannya lebih dari 10.000 skenario di lebih dari 20 bidang industri di seluruh dunia.
 
“Selain konsumen, 5G juga akan memungkinkan bisnis untuk melayani kebutuhan masyarakat di seluruh dunia. Saat ini, perawatan kesehatan yang cerdas, industri yang cerdas, pertanian yang cerdas, logistik yang cerdas, keamanan yang cerdas, pendidikan yang cerdas, dan kendaraan otonom hanyalah sebagian dari industri yang tengah berubah,” kata Huawei CNBG Regional Marketing Expert, Martin Wan.
 
“Di Indonesia, hal ini tentu akan berkontribusi dalam mendorong bangsa ini untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital terkemuka di dunia,” ucapnya. Jaringan 5G Huawei saat ini tidak hanya mendukung operator telekomunikasi untuk menyediakan layanan tapi juga dari sisi bisnis dan inovasi yang berkelanjutan.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif