Foto: ReCharge
Foto: ReCharge

ReCharge Kini Sudah Bukan 1.000 Lebih Station Penyewaan Powerbank

Mohammad Mamduh • 11 Agustus 2022 10:58
Jakarta: ReCharge Indonesia, perusahaan Internet of Things (IoT) penyedia layanan penyewaan powerbank berbasis aplikasi yang pertama dan terdepan di Indonesia, mengumumkan kampanye #ReChargeHarimu.
 
Kampanye ini bersama dengan pemasangan ReCharge Station (mesin tempat penyewaan powerbank) di area transportasi publik, yaitu di 35 Halte TransJakarta, 23 Stasiun KRL line Jakarta Kota-Bogor, dan 13 Stasiun MRT Jakarta.
 
Saat ini, ReCharge mengklaim sudah memasang sebanyak lebih dari 1.000 ReCharge Station di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) serta telah merambah kota lain, seperti Bandung dan Yogyakarta. 
 
“Kembalinya aktivitas masyarakat komuter dan tren kenaikan penumpang dari tiga moda transportasi yang menghubungkan kawasan Jabodetabek, yaitu TransJakarta, MRT Jakarta, dan KRL, membuat ReCharge mempercepat penyebaran di lokasi-lokasi strategis sehingga memudahkan masyarakat komuter untuk mengakses layanan penyewaan powerbank," tutur Dick Listijono, CEO ReCharge Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mesin ReCharge Station juga tersedia di area Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke-17, yang akan berlangsung pada 15-16 November 2022 di Bali. 
 
Seiring meredanya pandemi dan peningkatan kebutuhan pengguna, ReCharge menyediakan tiga model yang disesuaikan dengan lokasi penempatan. ReCharge Station Kecil memiliki tiga tipe Recharge Station Small - 8 dan Recharge Station Small - 8 (New Type) yang berkapasitas 8 slot power bank, serta ReCharge Station Small - 16 (New Type) dengan kapasitas 16 slot powerbank yang tersedia untuk restoran/kafe, spa/salon, minimarket, tempat fitnes, dan lounge/bar.
 
ReCharge Station Sedang (Medium) yang memiliki kapasitas 16 slot powerbank dan diperuntukkan di restoran/kafe, minimarket, tempat fitnes, supermarket, karaoke, dan perkantoran/coworking spaces.
 
Sementara itu, ReCharge Station Besar terdiri dua tipe ReCharge Station Large yang menyediakan 30 slot powerbank dan Recharge Station Large (New Type) yang dilengkapi 50 slot power bank. Kedua tipe ini tersedia untuk lokasi mal, perkantoran, stasiun, konser/ hall, exhibition, rumah sakit, dan lobby hotel.
 
Untuk bisa menggunakan layanan ReCharge, masyarakat bisa mengunduh aplikasi penyewaan di ponsel yang dapat diunduh melalui Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOS. Dengan menggunakan aplikasi, pengguna dapat mengetahui lokasi penyewaan powerbank terdekat melalui fitur “Cari ReCharge”.
 
Pengguna bisa memulai langkah penyewaan powerbank dengan melakukan top up saldo terlebih dahulu non tunai atau cashless. Setelah saldo ReCharge terisi, pengguna dapat memindai QR code pada layar ReCharge Station Besar.
 
Pada ReCharge Station tipe kecil dan sedang, pengguna bisa memindai QR code yang tertera di mesin. Pengguna lalu memilih tipe kabel yang sesuai dengan kebutuhan (Lightning/iOS, Micro USB/Android, atau USB Type C). Powerbank ReCharge yang telah terpilih untuk disewa oleh pengguna akan keluar dari mesin ReCharge Station secara otomatis.
 
Dari sisi biaya, yakni 1-2 jam Rp2.000/jam, 3-4 jam Rp4.000/jam, dan 24 jam sebesar Rp30.000. Untuk memudahkan proses pengisian saldo, ReCharge menggandeng beberapa perusahaan penyedia layanan pembayaran sebagai pilihan top up non tunai, seperti ShopeePay, LinkAja, GoPay, Ovo, Dana, Virtual Account BNI dan BCA, Bank Mega, ATM Mandiri, Permata, ATM Bersama, dan Kartu Kredit.
 
Pengembalian powerbank dapat dilakukan di lokasi ReCharge Station yang berbeda. Semisal pengguna menyewa di mesin A, kemudian bisa mengembalikannya lokasi atau mesin yang lain sesuai tenggat waktu sewa. 
 
Sejak awal beroperasi di bulan Maret 2018 hingga saat ini, aplikasi ReCharge diklaim telah diunduh oleh lebih dari 1.000.000 pengguna. Kebanyakan pelanggan ReCharge adalah para ojek online (ojol), karyawan kantor, serta anak-anak muda yang sering membuat konten dengan smartphone. ReCharge juga menargetkan K-poper, gamer, dan para pekerja yang mobilitasnya tinggi.
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif