BlackBerry Umumkan Layanan BBM Desktop Beta Pertama

Lufthi Anggraeni 11 Mei 2018 13:27 WIB
blackberry
BlackBerry Umumkan Layanan BBM Desktop Beta Pertama
BBM berencana menggulirkan update berisi sejumlah fitur termasuk BBM Desktop beta.
Jakarta: Setelah mencoba menghadirkan BBM Desktop pada versi terbaru BlackBerry Messenger beta terkini, BlackBerry berencana meluncurkan versi stabil dari BBM desktop dalam waktu dekat.

Melalui unggahan pada situsnya, BlackBerry menjelaskan fitur yang akan dapat dinikmati pengguna BBM pada update selanjutnya, terutama BBM Desktop beta.

Namun, tidak seluruh pengguna BBM akan mendapatkan BBM Desktop beta, meski pengguna yang memperoleh versi ini akan mendapati ikon yang mewakilinya di tab Me.


Versi beta pertama BBM Desktop akan memungkinkan pengguna untuk mengeksekusi sejumlah tindakan seperti pencarian, peninjauan dan menemukan berbagai hal.

Sejumlah tindakan yang dapat dilakukan pengguna termasuk memilih untuk menampilkan seluruh percakapan dalam bentuk daftar atau di Groups.

Selain itu, tindakan lainnya yaitu mencari percakapan spesifik dari bar pencarian, serta mencari kontak untuk menciptakan percakapan baru.

Tindakan lainnya yaitu menemukan kontak dengan pengelompokan alfabet berdasarkan huruf pertama pada nama mereka. Pengguna juga akan dapat menyiarkan pesan dari Channels yang dilanggani.

Baru akan menyambangi sejumlah pengguna tertentu, BlackBerry berjanji akan segera menghadirkan nversi ini pada seluruh pengguna layanan versi Android.

Sebeluimnya beredar informasi yang menyebut BlackBery dan TCL masih belum menyerah untuk mengeluarkan ponsel berdesain keyboard QWERTY, dan dikabarkan akan meluncur dalam waktu dekat.

Informasi ini didukung oleh kemunculan dokumen ponsel BlackBerry baru di regulator telekomunikasi Tiongkok, TENAA, serta gambar bocoran dari ponsel itu di media sosial Tiongkok Weibo.

Sementara itu untuk kuartal keempat tahun 2017 lalu, BlackBerry mengumumkan catatan pendapatan dari bisnis software dan layanannya sebesar USD218 juta (Rp3,1 triliun) non-GAAP dan USD212 juta (Rp3,03 triliun) setelah GAAP.

Selama periode tersebut, BlackBerry memperoleh keuntungan non-GAAP sebesar USD19 juta (Rp271,4 miliar), atau 5 sen per lembar saham. 



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.