Kenapa Penggemar Apple Rela Beli iPhone?
jajaran iPhone yang Apple jual sekarang. (Justin Sullivan/Getty Images/AFP)
Jakarta: Harga iPhone semakin mahal. Namun, para penggemar Apple tampaknya tidak terlalu peduli akan hal ini. 

Perlahan tapi pasti, Apple menaikkan harga rata-rata iPhone sejak 2007. Tahun lalu, Apple merilis iPhone X dengan harga USD999. Itu menandai kenaikan harga yang lebih besar dari biasanya.

Satu tahun setelah itu, ketika konsumen sudah mulai terbiasa dengan mahalnya harga ponsel premium, Apple kembali menaikkan harga iPhone. 


Minggu ini, Apple merilis iPhone XS Max, yang merupakan iPhone dengan harga paling mahal yang pernah ada. Ponsel itu dihargai mulai dari USD1.099 dengan varian tertinggi dihargai USD1.499, menurut laporan CNN Money

Harga komponen ponsel memang telah menjadi semakin murah dalam satu tahun belakangan. Meskipun begitu, harga iPhone baru Apple tidak mencerminkan itu.

Semakin mahalnya harga iPhone menunjukkan strategi Apple. Mereka berencana untuk terus mendapatkan untung dari iPhone meskipun jumlah penjualan iPhone telah menjadi stagnan. 

Langkah pertama yang Apple lakukan untuk itu adalah memastikan para penggemarnya tetap bersedia membeli iPhone baru walau harganya mahal. Tahun lalu, Apple meluncurkan iPhone X sebagai tes.

Ketika itu, Apple tetap merilis iPhone 8 dengan harga yang tak jauh berbeda dari pendahulunya. Pada saat yang sama, Apple juga tetap menyediakan iPhone SE, yang memiliki harga yang lebih terjangkau. 

"Apple sedang menguji elastisitas harga dari produknya selama beberapa tahun belakangan dan mereka menemukan bahwa pelanggannya memiliki keinginan untuk membeli iPhone yang lebih mahal," kata Wayne Lam, analis di IHS Markit. 

iPhone XS, yang merupakan pengganti iPhone X, memiliki harga yang sama dengan ponsel dari tahun lalu itu, USD999. Namun, ponsel ini kini menjadi smartphone kelas menengah Apple dan bukannya kelas paling premium.

Apple juga meluncurkan iPhone XR untuk orang yang ingin mendapatkan smartphone dengan harga yang relatif lebih terjangkau dari kedua iPhone baru. 

Strategi baru Apple ini juga menunjukkan bahwa mereka tidak lagi berusaha untuk memenangkan pasar besar yang masyarakatnya sensitif terhadap harga seperti India. Sebagai gantinya, mereka akan fokus untuk menjual smartphone premiumnya. Apple mungkin bisa bersaing di pasar Tiongkok. 

"Saya rasa, XS Max warna emas akan terjual dengan sangat baik di Tiongkok. Orang-orang di sana suka dengan ponsel besar dan warna emas dengan tingkat utilitas yang baik dan memiliki unsur mewah," kata Avi Greengart, Research Director di GlobalData. 

Apple tidak lagi berusaha menjangkau semua kelas konsumen. Mereka berusaha untuk mempertahankan posisi mereka sebagai merek mewah.

Memang, alasan utama mengapa konsumen rela untuk membeli iPhone dengan harga mahal karena mereka ingin mendapatkan logo Apple pada ponselnya. Mereka tidak terlalu peduli akan fitur baru yang Apple tenam pada iPhone. 



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.