Ilustrasi integrasi sistem.
Ilustrasi integrasi sistem.

Red Hat Gelar Program Pelatihan Cloud-Native Asia Pasifik

Teknologi red hat corporate
Cahyandaru Kuncorojati • 19 Juli 2018 10:51
Jakarta: Red Hat mengumumkan peluncuran program terbaru mereka bernama Red Hat OpenShift Practice Builder Program di Asia Pasifik.
 
Program OpenShift Practice Builder bertujuan membantu integrator sistem (system integrator/SI) dalam mengembangkan dan memonetisasi pengembangan aplikasi cloud-native modern dan praktek pengiriman dengan menggunakan Red Hat OpenShift dan Red Hat JBossMiddleware.
 
Red Hat melihat perusahaan seringkali mendorong inisiatif transformasi digital agar menjadi lebih inovatif dan membantu menghindari disrupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nantinya perusahaan dapat memanfaatkan tool seperti cloud dan container agar lebih cepat, mudah dan aman dalam mengembangkan dan menggunakan aplikasi modern yang dapat membantu mereka agar mampu mengungguli para pesaing.
 
Gartner memprediksi bahwa pada tahun 2020, lebih dari 50 persen perusahaan global akan menjalankan containerized application dalam produksi, yang meningkat dibandingkan kurang dari 20 persen saat ini.
 
Program OpenShift Practice Builder juga akan memungkinkan integrator sistem untuk mengembangkan dan memodernisasi aplikasi untuk cloud guna membantu menghadirkan layanan baru dengan biaya yang lebih rendah dan mempercepat pengembangan demi pengembalian investasi yang lebih cepat.
 
"Integrator sistem merupakan kunci dalam membantu perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik berinovasi melalui pengembangan aplikasi cloud dan aplikasi berbasis container baru, serta memodernisasi aplikasi-aplikasi yang telah ada," ungkap VP of Asia-Pacific Partners and Alliances, Red Hat Asia Pacific Josep Garcia.
 
Red Hat OpenShift Container merupakan platform pengembangan aplikasi pemenang penghargaan yang menyatukan pengembang dan operasi TI pada platform tunggal untuk mengembangkan, menerapkan, dan mengelola aplikasi secara lebih konsisten di seluruh infrastruktur cloud hybrid.
 
Beberapa industri yang telah menerapkannya, seperti maskapai penerbangan internasional yang berbasis di Hong Kong, Cathay Pacific, yang telah mengganti infrastruktur lama mereka dengan stack cloud-native berbasis Red Hat OpenShift Container Platform dan Red Hat JBoss Enterprise Application Platform.
 
Langkah ini telah memungkinkan Cathay menciptakan platform yang lebih efisien guna mengembangkan dan menghadirkan layanan baru, sehingga memungkinkan Cathay untuk menciptakan pengalaman keseluruhan yang lebih baik bagi para pelanggan mereka.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif