Google menghapus tiga aplikasi anak dari Play Store setelah menerima laporan pelanggaran soal data.
Google menghapus tiga aplikasi anak dari Play Store setelah menerima laporan pelanggaran soal data.

Google Hapus 3 Aplikasi Anak

Teknologi teknologi google
Lufthi Anggraeni • 28 Oktober 2020 16:40
Jakarta: Google dilaporkan menghapus tiga aplikasi anak dari Play Store karena International Digital Accountability Council (IDAC) mengidentifikasi pelanggaran pada data yang dihimpun oleh ketiga aplikasi tersebut.
 
Mengutip TechCrunch, IDAC melaporkan bahwa aplikasi ini tidak melanggar pedoman terkait kode etik. Namun IDAC menemukan masalah dalam kerangka kerja pada aplikasi yang memanfaatkan SDK dari Unity, Umeng, dan Appodeal.
 
Google mengonfirmasi bahwa aplikasi yang dirujuk dalam laporan IDAC ini telah dihapus dari Play Store dan menegaskan bahwa pihaknya selalu mengambil tindakan setiap kali menemukan aplikasi yang melanggar kebijakan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


IDAC menyatakan permasalahan ditemukan dalam praktik pengumpulan data oleh tiga perangkat pengembangan perangkat lunak (SDK) yang digunakan dalam aplikasi. Tiga SDK yang digunakan dalam aplikasi dilaporkan tidak sesuai dengan kebijakan lebih luas Google Play terkait pengumpulan data.
 
IDAC juga menjelaskan bahwa versi tertentu dari SDK Unity mengumpulkan AAID pengguna dan ID Android secara bersamaan. Tindakan ini bertentangan dengan kebijakan privasi Google dan memungkinkan pengembang untuk mengabaikan kendali privasi serta melacak pengguna dari waktu ke waktu di seluruh perangkat.
 
Sebagai informasi, AAID merupakan keterangan identitas atau ID unik Android dan kerap digunakan untuk periklanan. Berbeda dengan pengenal unik Android lain, pengguna memiliki kemampuan untuk mengubah pengaturan AAID perangkat mereka.
 
Melalui situs resmi, IDAC menjelaskan bahwa perusahaan dapat melacak pengguna saat AAID ditautkan atau dihubungkan dengan ID Android dengan pengaturan yang tidak dapat diubah. Laporan ini mendapatkan banyak perhatian sebab terjadi saat Google tengah menjadi fokus publik.
 
Namun laporan IDAC ini tidak menyebutkan adanya pelanggaran yang berhasil teridentifikasi, serta tidak menyertakan informasi khusus terkait kuantitas informasi yang dihimpun oleh aplikasi ini.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif