Jakarta: ViewSonic Corp., penyedia solusi visual global terkemuka, hari ini memperkenalkan jajaran inovasi terbarunya dalam acara ViewSonic Product Premiere 2025 di Indonesia.
Mengusung tema "Future in Focus", acara ini memamerkan visi masa depan ViewSonic melalui serangkaian produk unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kolaborasi, pembelajaran, dan komunikasi di berbagai industri.
Produk-produk yang menjadi sorotan utama mencakup layar interaktif ViewBoard Seri IFP51 & IFP34 yang kini tersertifikasi EDLA (Enterprise Device Licensing Agreement), layar LED All-in-One generasi ketiga yang dapat dilipat (LDS138-151), serta proyektor laser B2B dengan tingkat kecerahan tinggi.
“ViewSonic mempercepat adopsi layar LED di Indonesia dengan menjawab tantangan instalasi dan perawatan melalui inovasi seperti layar yang dapat dilipat,” ujar Eko Handoko, Country Manager ViewSonic Indonesia.
“Sementara itu, ViewBoard IFP51 & IFP34 Series kami yang bersertifikasi EDLA menawarkan integrasi yang aman dan mulus dengan Google Workspace for Education—memberikan sekolah akses intuitif ke berbagai alat, aplikasi, dan pengalaman belajar digital yang ditingkatkan,” jelasnya.
Dirancang untuk mobilitas dan pemasangan cepat, layar LED All-in-One berukuran 138 inci ini menawarkan desain inovatif yang dapat dilipat, memudahkan pemindahan antar ruangan atau lantai.
Produk ini hadir dalam kondisi telah dirakit sebelumnya dan dapat diinstalasi hanya dalam 10 menit tanpa perlu dipasang di dinding, menjadikannya ideal untuk kebutuhan korporasi, pendidikan, dan perhotelan.
Dengan teknologi Glue-on-Board (GOB), layar ini memiliki ketahanan superior terhadap debu, kelembapan, dan benturan, serta menyajikan rasio layar-ke-bodi sebesar 99% untuk pengalaman visual yang imersif.
Untuk sektor pendidikan, ViewSonic memperkenalkan ViewBoard IFP51 Series (tersedia hingga 98 inci) dan IFP34 Series. Keduanya kini telah tersertifikasi EDLA, yang berarti terintegrasi secara mulus dan aman dengan ekosistem Google, termasuk Google Workspace dan akses penuh ke ribuan aplikasi edukasi di Google Play Store.
Seri IFP51 berjalan di sistem Android 14 dengan fitur sentuh hingga 50 titik, sementara seri IFP34 berjalan di Android 13 dengan sentuh 40 titik. Keduanya mendukung resolusi 4K, input pena ganda, dan perangkat lunak myViewBoard bawaan untuk memberdayakan para pendidik dalam menyampaikan pelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif.
ViewSonic juga memperluas lini Luminous Superior Series dengan meluncurkan proyektor laser LSC801WU dan LSC601WU. Dirancang untuk auditorium dan ruang komersial besar, proyektor ini menawarkan tingkat kecerahan hingga 8.000 ANSI Lumens dan mampu memproyeksikan gambar hingga seluas 300 inci.
Ditenagai teknologi laser fosfor generasi kedua, proyektor ini memiliki masa pakai hingga 30.000 jam dan dilengkapi fitur-fitur profesional seperti proyeksi 360°, motorized lens shift, dan rasio aspek 21:9 yang ideal untuk Microsoft Teams Rooms.
Mengusung tema "Future in Focus", acara ini memamerkan visi masa depan ViewSonic melalui serangkaian produk unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kolaborasi, pembelajaran, dan komunikasi di berbagai industri.
Produk-produk yang menjadi sorotan utama mencakup layar interaktif ViewBoard Seri IFP51 & IFP34 yang kini tersertifikasi EDLA (Enterprise Device Licensing Agreement), layar LED All-in-One generasi ketiga yang dapat dilipat (LDS138-151), serta proyektor laser B2B dengan tingkat kecerahan tinggi.
“ViewSonic mempercepat adopsi layar LED di Indonesia dengan menjawab tantangan instalasi dan perawatan melalui inovasi seperti layar yang dapat dilipat,” ujar Eko Handoko, Country Manager ViewSonic Indonesia.
“Sementara itu, ViewBoard IFP51 & IFP34 Series kami yang bersertifikasi EDLA menawarkan integrasi yang aman dan mulus dengan Google Workspace for Education—memberikan sekolah akses intuitif ke berbagai alat, aplikasi, dan pengalaman belajar digital yang ditingkatkan,” jelasnya.
Dirancang untuk mobilitas dan pemasangan cepat, layar LED All-in-One berukuran 138 inci ini menawarkan desain inovatif yang dapat dilipat, memudahkan pemindahan antar ruangan atau lantai.
Produk ini hadir dalam kondisi telah dirakit sebelumnya dan dapat diinstalasi hanya dalam 10 menit tanpa perlu dipasang di dinding, menjadikannya ideal untuk kebutuhan korporasi, pendidikan, dan perhotelan.
Dengan teknologi Glue-on-Board (GOB), layar ini memiliki ketahanan superior terhadap debu, kelembapan, dan benturan, serta menyajikan rasio layar-ke-bodi sebesar 99% untuk pengalaman visual yang imersif.
Untuk sektor pendidikan, ViewSonic memperkenalkan ViewBoard IFP51 Series (tersedia hingga 98 inci) dan IFP34 Series. Keduanya kini telah tersertifikasi EDLA, yang berarti terintegrasi secara mulus dan aman dengan ekosistem Google, termasuk Google Workspace dan akses penuh ke ribuan aplikasi edukasi di Google Play Store.
Seri IFP51 berjalan di sistem Android 14 dengan fitur sentuh hingga 50 titik, sementara seri IFP34 berjalan di Android 13 dengan sentuh 40 titik. Keduanya mendukung resolusi 4K, input pena ganda, dan perangkat lunak myViewBoard bawaan untuk memberdayakan para pendidik dalam menyampaikan pelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif.
ViewSonic juga memperluas lini Luminous Superior Series dengan meluncurkan proyektor laser LSC801WU dan LSC601WU. Dirancang untuk auditorium dan ruang komersial besar, proyektor ini menawarkan tingkat kecerahan hingga 8.000 ANSI Lumens dan mampu memproyeksikan gambar hingga seluas 300 inci.
Ditenagai teknologi laser fosfor generasi kedua, proyektor ini memiliki masa pakai hingga 30.000 jam dan dilengkapi fitur-fitur profesional seperti proyeksi 360°, motorized lens shift, dan rasio aspek 21:9 yang ideal untuk Microsoft Teams Rooms.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News