Apple menghapus aplikasi pengirim notifikasi hasil memata-matai kepada pengguna Instagram dari App Store.
Apple menghapus aplikasi pengirim notifikasi hasil memata-matai kepada pengguna Instagram dari App Store.

Aplikasi Mata-Mata Instagram Dihapus dari App Store

Teknologi teknologi apple instagram
Lufthi Anggraeni • 13 November 2019 10:34
Jakarta: Apple menghapus aplikasi dari App Store yang dirancang untuk mengirimkan notifikasi ke pengguna Instagram saat orang yang diikuti berkomentar atau menyukai unggahan pengguna.
 
Aplikasi bernama Like Patrol ini dinilai mempermudah pengguna untuk memata-matai pengguna Instagram lain dan bahkan digunakan oleh pasangan untuk mengawasi komunikasi pasangannya di Instagram.
 
Aplikasi ini menjabarkan informasi berdasarkan gender dan mengungkapkan pengguna Instagram dengan komunikasi paling aktif. Fakta bahwa Like Patrol ditujukan untuk memata-matai pasangan disebutkan secara gamblang pada situs aplikasi ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada situsnya, Like Patrol menggunakan tagline “New guy? New girl? What are they up to on Instagram? With Like Patrol, you can see the posts they specifically like!” (Pasangan baru? Apa yang mereka lakukan di Instagram? Dengan Like Patrol, Anda dapat melihat yang mereka sukai secara spesifik!).
 
Di antara informasi yang disediakan aplikasi ini termasuk daftar model dan profil fitness yang dikomentari oleh anggota keluarga dan teman. Menurut CNET, Instagram mengirimkan permintaan pengendalian kepada pengembang aplikasi pada akhir bulan lalu.
 
Pada hari Sabtu lalu, Apple menyebut bahwa Like Patrol telah melakukan pelanggaran pada panduan App Store dan memutuskan untuk menghapus aplikasi tersebut. Sebagai informasi, aplikasi ini muncul di toko aplikasi untuk perangkat iOS ini pada bulan Juli lalu.
 
Pada bulan Oktober lalu, Instagram menghapus tab Following dari feed aktivitasnya. Hal ini dapat digunakan oleh pengguna Instagram untuk melihat unggahan yang dilihat, disukai, dan dikomentari oleh teman.
 
Kini feed aktivitas hanya akan menampilkan pengguna lain yang menyukai foto atau video unggahan pengguna. Saat Instagram menghapus tab Following, hal ini untuk mencegah Like Patrol menggunakan data ini dari aplikasinya.
 
Sehingga pengembang Like Patrol, Sergio Luis Quintero, menyebut dirinya mengembangkan algoritma untuk mengikis data dari like dan komentar untuk menyuguhkan informasi yang dibayar oleh pengguna.
 
Aplikasi Like Patrol membebankan penggunanya biaya sebesar USD2.99 (Rp42.152) per minggu atau USD80 (Rp1,1 juta) per tahun. Pengembang ini menyebut bahwa kurang dari 300 pengguna telah menjadi pelanggan aplikasi ini sebelum dihapus dari App Store.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif