Apple dilaporkan meningkatkan pesanan kepada Japan Display.
Apple dilaporkan meningkatkan pesanan kepada Japan Display.

Apple Pindahkan Produksi LCD ke Luar Tiongkok

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 01 Juli 2019 11:13
Jakarta: Bulan Mei lalu, pemasok panel layar LCD Apple, Japan Display, dilaporkan mengalami permasalahan. Hal ini menyebabkan perusahaan produsen layar Liquid Retina untuk iPhone XR dan panel LCD untuk model versi lama tersebut menerima asistensi dari Apple.
 
Japan Display, perusahaan yang bergantung pada Apple untuk 60,6 persen dari bisnisnya secara keseluruhan, harus menerima keputusan Apple ini karena dinilai terlambat memasuki pasar OLED, menyebabkannya mengalami kerugian besar.
 
Phone Arena melaporkan, institusi finansial yang dipimpin oleh pemerintah Tiongkok dan produsen layar di Taiwan mengaku siap untuk menyuntikan pendanaan kepada Japan Display dengan nilai hampir setara dengan separuh ekuitasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, separuh dari kesepakatan ini mengalami proses revisi akibat kondisi finansial Japan Display yang dilaporkan memburuk. Kini, Japan Asahi melaporkan bahwa Apple akan menginvestasikan sebanyak USD100 juta untuk Japan Display.
 
Sebagai bagian dari asistensi, Apple dilaporkan meningkatkan jumlah pesanan kepada pemasok panel LCD tersebut, sehingga produksi akan dipindahkan dari mitra rantai pemasok berbasis Tiongkok.
 
Sementara itu, produsen layar ini dilaporkan seharusnya menerima suntikan dana sebesar USD650 juta (Rp9,2 triliun) yang dipimpin oleh Silk Road Fund didukung pemerintah Tiongkok, dan produsen panel asal Taiwan TPK Holding Co.
 
Japan Display menyebut perusahaannya masih menunggu suntikan data namun dari investor berbeda. TPK dan Tiongkok telah mengundurkan diri, dan telah digantikan oleh perusahaan investasi Tiongkok bernama Harvest Technology dan perusahaan investasi asal Hong Kong bernama Oasis.
 
Pendanaan dari Apple disebut akan membantu Japan Display untuk tetap beroperasi dalam jangka waktu singkat, sembari menunggu pendanaan dari investor lainnya tersebut.
 
Harvest diperkirakan akan menginvestasikan pendanaan bernilai USD500 juta (Rp7 triliun), sedangkan Oasis sebesar USD150 juta (Rp2,2 triliun).
 
Sebagai informasi, Japan Display merupakan perusahaan yang dibentuk pada tahun 2011 lalu, saat Innovation Network Corporation of Japan (INCJ) membantu menggabungkan bisnis layar milik Sony, Toshiba dan Hitachi. Pabrik perusahaan ini mulai beroperasi pada tanggal 1 April 2012.
 
Sebelumnya, Mac Pro terbaru dari Apple dilaporkan akan diproduksi di Tiongkok. Sementara itu sejak 2013, Apple merakit model Mac Pro di pabrik di Texas, Amerika Serikat. Hal ini tidak mengherankan mengingat sebagian besar produk Apple telah diproduksi di Tiongkok.
 
Sementara itu, pengumuman pengunduran diri yang disampaikan oleh salah satu tokoh penting Apple, yaitu Jony Ive, menyebabkan saham Apple mengalami penurunan nilai. Pada hari Kamis, nilai saham Apple turun lebih dari satu persen, senilai setidaknya USD9 miliar.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif