Facebook mulai menguji fitur Dark Mode untuk Messenger pada kalangan pengguna terbatas.
Facebook mulai menguji fitur Dark Mode untuk Messenger pada kalangan pengguna terbatas.

Mode Gelap Facebook Messenger Mulai Diuji di Sejumlah Negara

Teknologi facebook
Lufthi Anggraeni • 02 Januari 2019 08:40
Jakarta: Beberapa bulan setelah Messenger pertama kali mengonfirmasikan pengembangan Dark Mode khusus untuk aplikasinya, layanan milik Facebook mulai menguji fitur barunya pada kalangan pengguna terbatas.
 
Informasi ini diungkapkan oleh Jane Manchun Wong, yang menyebut bahwa aplikasi pesan ini mulai menggulirkan opsi antarmuka pengguna (UI) ke pengguna terbatas di sejumlah negara. Saat ini, belum tersedia informasi terkait dengan daftar negara yang dimaksud oleh Messenger.
 
Mengikuti jejak implementasi Dark Mode lain, fitur Messenger ini juga berkemampuan untuk mengubah latar belakang aplikasi dari putih menjadi hitam. Selain itu, teks berwarna hitam berubah warna menjadi putih, dan bagian berwarna abu-abu muda menjadi lebih gelap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, warna cerah lainnya tetap tidak berubah. Sementara itu, fitur ini belum tersedia untuk seluruh pengguna. Namun untuk pengguna yang telah memiliki akses dan ingin mengaktifkannya, dapat mencari opsi Dark Mode di bagian Me.
 
Sayangnya, pengembangan fitur baru ini dilaporkan belum selesai, sebab setelah mengaktifkannya, Messenger akan memperingatkan pengguna bahwa fitur tidak akan muncul di seluruh bagian, dan Facebook masih menambahkan sentuhan akhir pada fitur.
 
Sebelumnya, Facebook dilaporkan melacak para pengguna Android melalui beberapa aplikasi populer, meskipun mereka bukanlah pengguna Facebook. Selain itu, Facebook juga disebut mengumpulkan data non-pengguna melalui puluhan aplikasi Android populer.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi