Apple gagal memenuhi janjinya untuk memasarkan AirPower pada tahun 2018.
Apple gagal memenuhi janjinya untuk memasarkan AirPower pada tahun 2018.

Apple Gagal Penuhi Janji AirPower pada 2018

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 03 Januari 2019 10:25
Jakarta: Di acara yang dihelatnya pada bulan September 2017 lalu, Apple berkomitmen untuk memasarkan AirPower pada tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan oleh bos pemasaran Apple, Phil Schiller.

Sebagai informasi, AirPower merupakan alat berbentuk tatakan berkemampuan dapat mengisi baterai pada tiga perangkat Apple berbeda, yaitu iPhone, Apple Watch, dan AirPod secara nirkabel dan simultan.

Namun, setelah berganti tahun menjadi tahun 2019, Apple masih belum memasarkan produk inovatifnya tersebut. Bahkan, Apple juga masih enggan untuk berbagi informasi terkait dengan status dari proyek pengembangan AirPower.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Rumor yang berkembang pada musim panas lalu menyebut bahwa Apple tidak mampu mengatasi permasalahan terkait dengan suhu berlebih, dan kerumitan yang terdapat pada alat pengisian daya ini. Desain dengan banyak kumparan di tatakan tersebut diprediksi sebagai penyebab permasalahan menyoal suhu berlebih yang belum dapat diatasi Apple. Sementara itu, rumor terbaru mengindikasikan optimisme berbagai sumber terkait peluncuran AirPower dalam waktu dekat.

Analis Ming-Chi Kuo mengaku yakin bahwa Apple berencana untuk merilis alat pengisian daya nirkabel karyanya tersebut. Apple masih mencantumkan lowongan pekerjaan di situs, untuk mencari pegawai di wilayah Cupertino, Amerika Serikat dan Auckland, New Zealand.

Lowongan pekerjaan tersebut mencantumkan informasi bahwa pegawai ini akan bertugas untuk membantu merancang, mengembangkan dan meluncurkan Wireless Power Technologies generasi selanjutnya, ke dalam produk Apple.

Namun hingga saat ini, masih belum tersedia informasi terkait dengan keberhasilan Apple dalam menangani permasalahan menyoal suhu berlebih. Sejumlah pihak memperkirakan lowongan tersebut ditujukan untuk mendukung rencana Apple untuk merilis versi modifikasi dari AirPower.

Meskipun demikian, sejumlah pihak tersebut mengaku optimis bahwa alat pengisian daya nirkabel ini akan dirilis pada awal tahun 2019 ini.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi